• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Belum Punya Anak Apakah Suatu Aib

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Oleh: Sumarni Saja

Ada pasangan yg setelah menikah langsung dikaruniai buah hati,tapi tak sedikit pula yg lama menanti, tetapi belum juga diberi.

Selalu saja dipertanyakan walaupun jawabannya cuma Allah yg tau. Kapan anda punya anak? Dah nikah lama, kok nggak hamil-hamil? Yang nikah bareng anda saja anaknya sudah besar-besar.

Hellow, elo kira bikin anak kaya bikin donat tepung diemplek-emplek digoreng jadi donat. Lagian pertanyaan semacam itu pertanyaan yg tak perlu dijawab. Sama seperti pertanyaan kapan anda mati? Apa anda tau jawabannya tentu tidak.

Kalau ditanya siapa sih yg nggak pengen punya anak! Siapa sih yg pengen sendirian! Siapa sih yg pengen hidup dalam kesunyian!

Nggak usahlah terlalu peduli kalau justru kepedulianmu malah menyakiti hati mereka. Hanya menorehkan luka di dalam dada.

Apa anda juga nggak takut kalau itu menimpa orang terdekatmu atau keluargamu, so please, stop nyinyir kaya kudanil. Kalau anda memang peduli do'akan saja mereka supaya segera diberi momongan. Apa belum punya momongan itu sebuah aib hingga dijadikan bahan bullyan.

Mereka sudah terlalu sakit jangan tambah rasa sakitnya lagi.

Buat bunda-bunda di sana anak itu ketentuan Allah dikasih cepat atau lambat kita harus menerimanya. Mau nangis guling-guling pun kalau belum dikasih ya, belum dikasih masa' kita mau maksa.

Ada kok rumah tangga yg dikaruniai anak, tetapi setiap hari bertengkar. Ada pula yg belum dikaruniai anak tetapi rumah tangga nya malah langgeng. Jadi, kebahagiaan itu tidak berpatok ada atau tidaknya seorang anak, tetapi bagaimana kita mensyukuri segala sedap yg sudah Allah SWT berikan kepada kita.

Jangan karna satu sedap yg Allah tidak berikan kepada kita, menciptakan kita mendustakan nikmat- sedap Allah yg lain.

Anak bukan pula patokan kita masuk surga. Ada yg dikaruniai anak, tetapi maaf dia tidak dapat menjaga amanah yg diberikan yg malah menciptakannya masuk neraka. Ada yg tidak dikaruniai anak tetapi karna dia bersabar dalam ujian Allah malah masuk surga.

Karanganyar, Sabtu, 27 Juni 2020 Hari ini 07:24
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.