galau adv
IndoForum Beginner A
- No. Urut
- 281582
- Sejak
- 25 Jun 2013
- Pesan
- 1.172
- Nilai reaksi
- 24
- Poin
- 38
PERAYAAN Idul adha kerap kali mengharuskan Anda pintar mengolah bagian dari satu ekor hewan kurban. Pasalnya. setiap bagiannya bisa saja Anda terima tanpa diduga seperti jeroan dan bagian lainnya dari sapi.
Anda bisa mengolah lidah, kikil, dan buntut sapi menjadi masakan lezat. Sebelum mengolahnya dengan resep favorit Anda, terlebih dahulu pelajari karakteristik dan teknik dasar mengolah bagian-bagian sapi, seperti diulas Bango Cita Rasa Nusantara:
Lidah sapi
Buntut sapi
Kikil sapi
Lidah sapi
Lidah sapi biasanya diolah menjadi masakan berkuah seperti sup, soto, gulai, asem-asem, ataupun semur. Lidah yang digunakan tentunya adalah lidah yang sudah direbus dan dilepas kulit luarnya sehingga terasa lembut saat disantap. Untuk merebus di dalam air mendidih, gunakan bumbu jahe dan daun salam untuk menghilangkan bau amis pada lidah.
Buntut sapi
Setiap bagian ekor sapi memiliki karakterisktik masing-masing untuk diolah menjadi masakan tertentu. Bagian ujung yang lebih kecil misalnya cocok untuk dibuat sup. Sedangkan makin ke pangkal, potongan ekornya makin besar sehingga cocok dibuat asam padeh atau buntut penyet.
Buntut sapi memiliki kadar lemak yang tinggi, sehingga buntut sebaiknya direbus dahulu bersama daun salam dan jahe sebelum digunakan. Air rebusannya bisa dipakai kembali. Untuk mengurangi kadar lemaknya, simpan kuah yang sudah dingin di dalam lemari es semalaman, lalu buang bagian lemak yang membeku di atas air.
Buntut sapi memiliki kadar lemak yang tinggi, sehingga buntut sebaiknya direbus dahulu bersama daun salam dan jahe sebelum digunakan. Air rebusannya bisa dipakai kembali. Untuk mengurangi kadar lemaknya, simpan kuah yang sudah dingin di dalam lemari es semalaman, lalu buang bagian lemak yang membeku di atas air.
Kikil sapi
Kikil berada di bagian kaki. Teksturnya sangat kenyal dan keras karena itu perlu direbus terlebih dahulu sebelum diolah. Air rebusan dari kikil sapi cukup berlemak dan berbau sehingga Anda tak perlu memakainya. Kikil cocok diolah dalam masakan yang butuh waktu lama untuk mematangkannya, misalnya dibuat kalio.