• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Begini Cara Kerja Vaksin Dalam Tubuh

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Wisata Indonesia-Vaksin merupakan salah satu penemuan penting yg merubah hidup manusia. Dengan diciptakannya vaksin, kematian jutaan orang dapat dicegah. Nah, apakah kalian pernah berpikir bagaimana vaksin dapat menyelamatkan nyawa manusia? Yuk kita simak penjelasan di bawah!
Vaksin & Sistem Kekebalan Tubuh

Cara kerja vaksin tidak terlepas dari cara kekebalan tubuh kita bekerja. Sistem kekebalan tubuh berfungsi untuk membasmi bakteri, virus, parasit, & jamur yg merugikan tubuh. Makhluk asing tersebut kita sebut dengan nama patogen. Setiap patogen memiliki sebuah bukti diri spesifik yg dinamakan antigen.

Ketika suatu patogen masuk ke dalam tubuh, sistem kekebalan akan mendeteksi antigen dari patogen tersebut & mengeluarkan antibodi untuk membasmi patogen. Antigen & antibodi dapat diibaratkan sebagai gembok & kunci. Satu antibodi cuma bekerja pada satu antigen pasangannya sehingga ketika terdapat antigen yg baru, tubuh harus meriset & memproduksi antibodi yg baru. Lamanya riset & produksi antibodi bergantung pada sistem kekebalan kita. Jika kekebalan tubuh kita bagus, maka prosesnya singkat & cuma memakan waktu beberapa hari. Namun, kalau kekebalan tubuh kita kurang bagus, prosesnya akan memakan waktu lebih lama. Di saat antibodi dibuat, tubuh dapat menerima gejala penyakit yg bervariasi, mulai dari ringan, sedang, hingga berat. Jadi kita harus siap bertahan melawan gejala penyakitentah seberapa lama & seberapa buruk gejalanyahingga antibodi rampung dibuat.

Cara Kerja Vaksin

Vaksin dibuat dari tubuh patogen yg lemah, mati, atau tidak dapat bereproduksi sehingga tidak beresiko untuk tubuh. Di dalam vaksin terdapat antigen yg akan dideteksi oleh sistem kekebalan. Lalu tubuh akan meriset & memproduksi antibodi. Kembali lagi, lamanya proses riset & produksi bergantung pada sistem kekebalan kita. Bedanya dengan infeksi biasa, patogen dalam vaksin ini tidak mengerjakan apa-apa karena patogen ini sudah lemah, mati, atau "dimandulkan" sehingga gejala yg timbul lebih ringan.

Setelah divaksin, tubuh memiliki antibodi patogen tersebut sehingga apabila patogen asli masuk ke tubuh, tubuh langsung memproduksi antibodi sehingga penanganan patogen jadi lebih cepat. Bisa dibilang vaksin ini ialah simulasi. Ketika kita sudah mengerjakan simulasi, kita akan tahu apa yg harus dilakukan pada keadaan yg sebenarnya. Begitu juga dengan tubuh kita. Ketika kita sudah divaksin, tubuh kita akan tahu apa yg harus dilakukan ketika patogen asli menyerang. Selain itu, tubuh juga sudah memiliki senjata (antibodi) sehingga patogen dapat lebih cepat dimusnahkan.

Vaksin & Herd Immunity

Tidak semua orang dapat divaksin. Beberapa orang tak dapat divaksin karena sistem kekebalan tubuhnya yg lemah atau memiliki riwayat penyakit tertentu yg dapat menimbulkan komplikasi kalau divaksin. Orang-orang tersebut tetap dapat dilindungi kalau orang yg tidak divaksin tersebut hidup di antara masyarakat yg sudah divaksin. Ketika suatu masyarakat sudah divaksin, patogen akan kesulitan dalam penularannya karena beberapa akbar orang sudah memiliki kekebalan kepada patogen tersebut. Sehingga semakin banyak orang yg divaksin, semakin sedikit kemungkinan orang yg tidak divaksin tertular patogen tersebut. Inilah yg dinamakan herd immunity.

Herd Immunity dapat diraih dengan minimal 70 persen penduduk memiliki kekebalan kepada suatu patogen, entah dari kekebalan alami (orang yg pernah tertular patogen & sembuh) maupun dari bantuan vaksin. Ketika pandemi, herd immunity ini sangat penting untuk memutus rantai penularan. Vaksin tidak menjamin 100 persen proteksi & herd immunity juga tidak memberi proteksi penuh bagi orang yg tidak divaksin. Namun, dengan herd immunity, sebuah masyarakat memiliki proteksi mendasar dari suatu patogen & masyarakat dapat menjalani kehidupan seperti sedia kala.

Kesimpulannya yaitu vaksin memberikan proteksi awal kepada suatu patogen sehingga ketika tubuh menghadapi patogen tersebut, gejala yg timbul lebih ringan & waktu pemulihan lebih singkat. Selain itu, vaksin tidak cuma melindungi satu orang saja, melainkan suatu masyarakat juga mendapatkan proteksi dari vaksin meskipun tidak semua orang divaksin.

Oleh karena itu, mari kita giatkan vaksin sehingga kita dapat meraih herd immunity secepat mungkin & dapat kembali menjalani rutinitas seperti sedia kala.


sumber:https://web.facebook.com/groups/Ensiklopediabebas2/permalink/890889984935681/ Hari ini 14:29
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.