• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Bedugan, Tradisi Khas Daerah Ane di Bulan Ramadhan.

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Bedugan, Tradisi Khas Daerah Ane di Bulan Ramadhan.

Hai Agan Sista teman-teman IFers semuanya, bagaimana puasa kalian hari ini? Masih kuat kan? Harus kuat dong ya, jangan hingga terkena godaan setan. Bukan puasa namanya kalau tanpa godaan. Namun justru godaan ini lah yg menciptakan puasa kita semakin berkah. Semoga di bulan Ramadhan ini kita dapat mendapatkan keberkahan & keutamaanya ya. #RamadhanBerkahuntuk kita semua.

Membahas tentang bulan Ramadhan, sesuai dengan tema lomba menulis kali ini, ane harap sekali memperkenalkan salah satu tradisi Ramadhan yg ada di daerah ane. Tradisi tersebut bernama Bedugan. Bedugan adalah tradisi menabuh bedug, di daerah lain tradisi seperti ini diketahui sebagai Gludag atau ada juga yg menyebutnya Gludagan. Terkadang memang satu tradisi memiliki banyak nama, namun inti sebenarnya hampir sama.
Bedugan, Tradisi Khas Daerah Ane di Bulan Ramadhan.


sumber gambar​


Di daerah ane yaitu Banjarnegara, kenapa tradisi ini disebut Bedugan sudah jelas karena alat yg dipakai dalam tradisi ini adalah Bedug. Jadi untuk kemudahan pengucapan, kami memanggil tradisi ini sebagai Bedugan. Tradisi Bedugan sendiri memiliki tujuan untuk memperingati datangnya bulan Ramadhan. Jujur saja Bedug di mushola yg ada di daerah ane cuma dipakai saat menyambut bulan Ramadhan & selama bulan Ramadhan saja. Di bulan-bulan lain diluar bulan Ramadhan Bedug jarang sekali dipakai, bahkan seperti tidak pernah dipakai.

Bedugan dilakukan pada sore hari, sehari sebelum memasuki bulan Ramadhan. Sebagai ilustrasi, di tahun ini bulan Ramadhan jatuh pada tanggal 13 April 2021, yg artinya Bedugan dilakukan pada tanggal 12 April 2021 sore setelah Ashar hingga menjelang maghrib.

Di daerah ane, mayoritas warga yg mengerjakan bedugan adalah laki-laki baik itu dari kalangan anak-anak, remaja maupun dewasa. Bukan berarti wanita tidak boleh mengerjakan/mengikuti tradisi Bedugan, tentu boleh saja, siapapun boleh datang ke mushola & mengikuti Bedugan. Hanya saja di daerah ane mayoritas yg mengikuti Bedugan adalah laki-laki. Ane kurang paham, apakah di daerah lain juga berlaku hal yg sama atau tidak.

Bedugan, Tradisi Khas Daerah Ane di Bulan Ramadhan.

sumber gambar​

Bedugan tidak cuma dilakukan pada saat awal datang bulan Ramadhan saja, namun dilakukan kembali pada malam ganjil di 10 hari terakhir bulan Ramadhan, yaitu tepatnya di hari ke 21, 23, 25, 27 & 29 Ramadhan. Untuk waktunya sama saja seperti Bedugan saat penyambutan bulan Ramadhan yaitu dilakukan sore hari setelah Ashar hingga menjelang maghrib.

Nah untuk Bedugan di 10 malam terakhir ini memiliki makna yg berbeda dari bedugan awal, di 10 malam terakhir Bedugan bertujuan untuk mengingatkan kita bahwa saat Bedugan berlangsung kita sudah mulai memasuki 10 malam terakhir bulan Ramadhan, yg mana 10 malam terakhir ini adalah 10 malam paling bermakna di bulan Ramadhan, karena di 10 malam terakhirlah terletak keutamaan bulan Ramadhan yaitu turunnya malam Lailatul Qodar.

Jadi inti dari tradisi Bedugan sendiri adalah sebagai pengingat untuk para warga, pengingat mengenai datangnya bulan Ramadhan & pengingat untuk meningkatkan ibadah di 10 malam terakhir bulan Ramadhan.
Bedugan, Tradisi Khas Daerah Ane di Bulan Ramadhan.


sumber gambar​


Yang paling ane suka dari Bedugan ini adalah suasana & kemeriahannya. Karena saat Bedugan, semua mushola di daerah ane mengerjakan hal yg sama, & masing-masing mushola mengpakai speaker untuk memperkeras Bedug, rasanya indah sekali ketika setiap mushola bersaut-sautan mengerjakan bedug dengan iramanya masing-masing. Terasa sekali suasana Indah bulan Ramadhan. Semoga saja ane diberikan umur panjang supaya masih dapat menikmati suasana Bedugan ini di Ramadhan tahun depan.

Nah itulah tradisi Ramadhan di daerah ane, semoga dapat jadi sumber pengetahuan juga untuk kalian IFers yg membaca thread ane. Semoga #RamadhanBerkah dapat kita raih di tahun ini. Sampai jumpa di thread selanjutnya.

penulis @buto.ijok

Hari ini 14:58
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.