• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Beda Negara Susah Maju Vs Negara Gampang Maju

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Ini trit kelas warung kopi, ndak usah ditanggapi dengan serius, apalagi terus mecucu marah-marah karena merasa dirinya, kelompoknya, atau tokoh idolanya disindir.

Lalu ada juga IFers yg kalau idolanya kena kritik, kemudian balas dengan bertanya, "Memangnya TS dah pernah berbuat apa?

Sudah meraih kesuksesan kayak apa?

Sudah pernah berjasa apa buat negara ini?"

Dan pertanyaan-pertanyaan lain yg sejenis. Mumpung belum ditanya, TS jawab sekarang, TS bukan orang sukses, apalagi berjasa buat negara, TS hobinya cuman mager sambil menonton polah laku orang di sekitarnya.

---

Selesai dengan disclaimer di atas, maka TS coba langsung masuk ke topiknya.

Apa bedanya negara yg gampang maju vs negara yg susah maju.

1. Negara yg dapat gampang maju, kalau ketemu masalah mereka sibuk berupaya memecahkan masalah itu.

Negara yg susah maju, kalau ketemu masalah, mereka sibuk berupaya mencari siapa yg salah, dan/atau dapat disalahkan.

Ujung-ujungnya yg berusaha memecahkan masalah lebih gampang bersatu & bekerja sama untuk memecahkan masalah yg dihadapi.

Mereka yg sibuk mencari siapa yg dapat disalahkan, seringnya berakhir dengan "membunuh-bunuhi" kelompok yg lemah di negerinya, karena mereka yg kalah dalam lomba menuding siapa yg salah tadi.

Masalah negeri itu sendiri ya tetap ada, menunggu untuk diselesaikan, tetapi tak kunjung selesai, karena masih sibuk mencari & membinasakan yg salah.

2. Negara yg gampang maju, pemimpin-pemimpinnya berani mengakui kesalahan & meminta maaf.

Negara yg susah maju, pemimpin-pemimpinnya suka lari dari tanggung jawab.

Mungkin penyebabnya masih berkaitan dengan yg nomer satu. Siapa yg berani mengakui kesalahan, saat orang-orang di sekeliling-nya sedang sibuk mencari & menggantung yg dianggap bersalah? Sulit.

Akibatnya, kesalahan yg terjadi disembunyikan, jadi bahan pertarungan debat politik, tetapi jarang-jarang diluruskan.

Akibatnya keputusan atau kebijakan yg salah, kadang-kadang dibiarkan berjalan meskipun harus memakan korban. Itu lebih baik daripada mengakui kesalahan, yg dapat berakibat fatal bagi tokoh yg meminta maaf tersebut.

3. Negara yg gampang maju, suka bicara berdasarkan fakta terukur.

Negara yg susah maju, lebih suka bicara hal-hal yg misterius, mistis & yg penting terdengar sensasional.

Kembali lagi ke nomer satu & nomer dua, lebih mudah menghindari tanggung jawab & mencari-cari kesalahan, ketika argumen yg diangkat bukanlah berdasarkan fakta yg terukur.

Kadang-kadang untuk membedakan antara fakta & opini saja, membedakan antara fakta & gosip saja, negara yg susah maju itu masih kesulitan.

Yang ramai berkeliaran adalah jargon-jargon atau istilah yg membangkitkan emosi, padahal abstrak tak terukur atau dapat dibuktikan.

----

Trit ini masih dapat diperpanjang, namanya dialog warung kopi biasanya dapat berjam-jam, padahal isinya sedikit.

Tapi kalau yg panjang trit-nya, nanti jadi monolog, bukan lagi obrolan.

Jadi TS harap, silahkan didebat, dimaki-maki, atau mungkin mapah ditambahi; di kolom komentar ini.

Salam.... Hari ini 08:11
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.