yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
SEBAGIAN besar kita mungkin pernah mengalami ini, ketika berada di suatu kota yang dingin, Malang misalnya, kopi yang diseduh terasa nikmat. Namun, rasa berbeda akan didapat meski kopi yang digunakan sama.
Anda jatuh cinta dengan kopi yang diseduh saat berada di hawa dingin, kemudian membawanya kembali ke Jakarta. Sampai di rumah, Anda bingung karena rasa kopinya tak senikmat ketika menyeduh di Kota Malang.
Ternyata, alasannya bukan imajinatif, namun realita bahwa rasa kopi berubah karena faktor air yang berbeda pada tiap daerah. “Jawabannya mudah, air. Bagaimanapun juga ketika kita meminum kopi, 99 persen yang kita pakai adalah air. Jadi, jangan menganggap remeh air,” ujar Adi W. Taroepratjeka, Coffee Consultant Secangkir Kopi, saat acara “Which Coffee for Me?” di Jakarta Culinary Festival (JCF) 2012, Grand Indonesia, Jakarta, baru-baru ini.
Menurutnya, sebagian orang sering kali menganggap penggunaan air, asal saja yang dipakai. Padahal, ini sangat mempengaruhi citarasa. Bagi Anda yang tidak percaya, boleh membuktikannya di rumah. Caranya, pakai satu kopi yang sama lalu campurkan ke dalam dua cangkir berisi air dari tempat berbeda. Misalnya, merek air mineral A dan B.
“Ada suatu perusahaan perkebunan besar dari Surabaya, mereka sedang membuka cabang di Bandung. Saking menganggap pentingnya air, mereka sampai membawanya dari tanah perkebunannya untuk membuat kopi dengan rasa sama,” pungkasnya.