Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Becak di Jepang ada yg menyebut rickshaw atau ada juga yg mengenalnya dengan nama jinrikisha. Becak di Jepang saat ini lebih banyak ditemui di tempat-tempat wisata seperti Kyoto, Asakusa, & Kamakura.
Namun yg menarik becak di Jepang bukan seperti becak yg ada di Indonesia dimana pengemudinya berada di belakang, & mengpakai sistem roda tiga modif dari sepeda.
Namun becak di Jepang pengemudinya sendiri yg menarik mirip dengan delman, namun yg menarik bukan hewan kuda tetapi dengan tenaga manusia.
Kalau di Indonesia biasanya gerobak pengangkut pasir, atau barang-barang lainnya yg ditarik dengan tenaga manusia. Tapi kalau di Jepang jadi becak untuk wisata, karena becak memang bukan untuk transportasi biasa disana.
Karena tarif becak tradisional ini tarifnya juga lumayan sekitar 6000 yen, atau kalau dirupiahkan dapat mencapai Rp 600.000 itu untuk satu orang, kalau dinaiki 2 orang ya akan berlaku secara kelipatan jadi Rp 1,2 juta.
Rute perjalanannya juga mengelilingi tempat-tempat wisata yg bersejarah di kota-kota tersebut. Bahkan para penarik becak ini juga jadi tour guide untuk penumpangnya.
Sebenarnya rickshaw ini adalah cikal bakal becak yg sering kita lihat di Indonesia, dimana becak dengan tenaga manusia ini lahir sekitar tahun 1869 di banyak negara asia.
Namun saat itu bangsa eropa yg datang ke asia, mengerjakan modifikasi hingga terlahirlah kendararaan transportasi yg lebih baik. Seperti becak yg kita lihat saat ini.
Kalau di Indonesia sendiri moda transportasi rickshaw masuk perdana kali di Surabaya yg dibawa oleh orang China dengan sebutan be-cia, namun lidah lokal menyebutnya dengan nama becak.
Dan jadi transportasi biasa di jalan raya, hingga bentuknya yg ramping mudah untuk manuver ke jalan-jalan yg sempit.
Kalau di Jepang, para penarik becak ini tidak semuanya laki-laki tetapi ada juga yg perempuan. Walau tidak sebanyak kaum prianya, namun akan cukup menarik perhatian ketika perempuan tangguh menarik becak.
Karena becak dianggap sebagai transportasi kuno, maka saat ini mulai ditinggalkan di kota-kota besar. Hanya dapat ditemui di daerah wisata saja, di Indonesia juga becak mulai dilarang di kota-kota besar.
Inilah kisah becak di Jepang, unik namun bikin kasihan sang penariknya! Alias supirnya.
Terima kasih yg sudah membaca thread ini hingga akhir, bila ada kritik silahkan dihinggakan & semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat & merdeka. See u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
Tulisan : c4punk@2022
referensi : 1
Pic : google