Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
"KASUS AFIF MALANA , SELALU BERBELIT
source : TEMPO MEDIA
source : TEMPO MEDIA
Helooo , Kuri Here akan membawa sebuah tulisan yg sedang jadi perhatian serius & perlu dikawal seluruh masyarakat , Yaitu Kematian seorang pelajar SMP berusia 13 tahun yg ditemukan tewas di bawah jembatan sungai kuranji Batang, Padang ,Sumatera Barat diduga karena dianiyaya oleh 17 anggota polisi.
Awala Mula ,
Awal Mula kasus ini jadi perhatian serius Ketika ditemukannya Mayat Afif Maulana (13 tahun ) dengan kondisi yg penuh lebam , & jadi Viral di media Sosial. Banyak keterangan dari saksi-saksi , keluarga & teman dari almarhum bahwa diduga Afif meninggal akibat disiksa oleh polisi, & kemudian dari pihak kepolisian Sumatra Barat,dengan tegas membantah tuduhan tersebut .
Namun setelah beberapa hari menyangkal , pihak Polisi mengakui adanya dugaan pemukulan & segera bergerak & berjanji untuk mengusut kasus tersebut. Dan dari pernyataan tersebut jadi ramai & menciptakan kecurigaan Netizen .
DERAMA , PROSES , DAN HASIL
Drama terjadi Ketika pernyataan dari Polisi yg terus berubah , mulai dari membantah & kemudian mengakui ada terjadinya penganiyayaan.
Setelah itu Untuk menunjukan rasa bela sungkawa Kapolda Sumatra Barat Irjen Suharyono Mendatangi Kediaman keluarga dengan adanya Drama tangisan diepan keluarga sambil mencium Foto almarhum.
Nah ini yg ditunggu , yaitu jurus memancing simpati wkwkkwkwk , kayaknya Tindakan kayak gini udah jadi template .Tapi tiba-tiba beberapa hari kemudian ,secara mengejutkan Polisi memberikan keterangan bahwa kasus ini akan ditutup karena kurang kuatnya bukti untuk melanjutkan penyelidikan . Dan Ketika ditanyai dengan rekaman video CCTV sebagai barang bukti ? karena jawabannya sudah dapat ditebak , Jika masalah sudah menyangkut internal sendiri maka akan sering Keluar alasan CCTV Rusak , CCTV tidak berfungsi , CCTV Dicuri & banyak lagi ,hehehe.
Yang bikin gereget itu , bukannya pada fokus mencari solusi untuk masalah CCT & bagaimana mencari barang bukti yg lain , malah fokusnya sibuk mau mencari pelaku yg memViralkan kasus ini , hei pak bukannya bagus toh kinerja polisi sering dibantu oleh No Viral , No justice
Dan hasil akhir ya tentu saja kasus akan segera ditutup , ini kalo kagak VIRAL mungkin bakalan diSkip gak sih ?
Walapun masih banyak kejanggalan & ke anehan dalam kasus ini mari kita kawal Bersama semoga kasus ini cepat Selesai & menemukan titik terang .
Kesimpulan
Lagi & lagi kalo kasus yg sudah menyangkut institusi POLISI itu sendiri maka bakalan sering ruwet , berbelit & bikin emosi . kadang sering bertanya kenapa giliran kasus receh ketangkepnya cepet , giliran kasus yg ada hubungannya dengan internal sendiri , kaya orang mecahin kasus yg pelakunya dilakuin mahkluk gaib semua serba sulit, serba hilang ,dan serba tidak terlihat .
Jika alasan takut nama Institusi tercoreng, bukannya Image POLISI udah dari dulu jelek toh , karena itu sekalian ALL in aja bersih-bersih nama baik . Kalo kejadian kayak gini terus berulang maka lama-lama Masyarakat malah Mengira Polisi itu Penjahat berseragam lo,,
Tapi kalo dilihat dari awal kasus ini semua penyebabnya karena TAWURAN, tidak di Ibu kota , di pelosok sering hobinya gelud , jadi serba salah buat pakPol , mau mencegah nanti pasti tawuran lagi , nagkepin orangnya pada bocah , mukulin kena HAM .
Jadi buat adik-adik ayo coba mari hilangkan tradisi tawuran ini , yg bikin semua orang rugi, belum lagi yg pake sajam , coba kalo mau gelud itu by One tangan kosong di Ring .
Nah ini perlu dipikirkan pemerintah , coba buatkan tempat fasilitas ring tinju buat orang-orang dapat gelud by 0ne jadi kalo ada masalah kelar hari itu juga . daripada ditangkepin keknya dari jaman dulu kagak pernah selesai ini masalah.
Kalo dari kalian kaya gimana ? saran & pemikiran kasus ini coba coret dibwah ya
Oke sekian dari ngalor ngidul Tulisan ini , sekalipun tidak ada ilmu untuk semua masalah yg terjadi , dari pada kepala penuh dikepala , mending ditulis yg mau kritik & saran silahkan , heheheh BYEEEEE