Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Spoiler for Instagram :
Quote:
"Hidup bukan cuma untuk sekedar membalas perbuatan buruk jadi lebih buruk lagi, namun bagaimana caranya membalas segala keburukan dengan hal-hal yg baik, karena menjaga kesehatan itu salahsatunya adalah; dengan mengpakai seluruh unsur-unsur pembuat hati jadi lebih positif, sehingga mengalirkan kebahagiaan yg menciptakan semua hormon jadi lebih seimbang."
Well, kita hidup bermasyarakat itu, pada dasarnya tidak terlepas dari segala kritikan pedas maupun tidak. Walaupun terjadi secara sengaja ataupun tidak, namun pergunjingan pastinya ada di sekeliling kita. Padahal sudah berusaha jadi lebih baik, namun belum tentu baik di mata masyarakat.
So untuk itulah kita memerlukan beberapa cara, supaya segala caci maki yg sudah kita terima, dapat di tanggulangin dengan tanpa harus bertengkar, apalagi memicu pertengkaran.
Berikut ini beberapa tips, bagaimana menghadapi caci maki dari seseorang, tanpa menimbulkan kesan harap mengajak keributan.
Quote:
Yang perdana adalah menunjukkan ekspresi muka datar.
Perlu kalian ketahui, bahwasanya seseorang yg memiliki paras yg flat itu, lebih cenderung memiliki sifat antagonis, sehingga menciptakan sesiapapun yg melihatnya itu, jadi nampak lebih berwibawa, bahkan memberi peluang bagi si paras datar untuk ditunjuk jadi seorang pemimpin. Padahal sih belum tentu semua orang berwajah datar itu mempunyai jiwa pemimpin.
Jadi ketika ada yg mencaci-maki kalian, tunjukkan saja paras datar kalian, lihat wajahnya dari ujung kaki hingga kepala. Tanpa ekspresi apapun. Hal ini akan menciptakan seseorang merasa segan, bahkan memiliki banyak pertanyaan yg akan menciptakannya malas untuk berurusan dengan kalian.
Quote:
Yang kedua adalah berterimakasih, lalu mengacungkan jempol & mengacuhkannya.
Setelah seseorang sudah puas mencaci-maki, ucapkan saja terimakasih, tanpa membalas semua umpat serapah yg sudah keluar dari dalam mulutnya, karena hal itu akan menciptakan mental si penyerang jadi sungkan, apabila harap berurusan dengan kita.
Apalagi ucapan terimakasih kasih tersebut di sertakan dengan acungan ibu jari & senyuman manis, yg menyatakan bahwa semua yg dilontarkannya tersebut adalah untuk kebaikan, sehingga si pencaci maki merasa kesal, karena semua caci makiannya tersebut tidak berhasil menciptakan kita marah. Bahkan menghasilkan senyuman manis, yg tidak pernah di duga sebelumnya.
Quote:
Yang ketiga adalah menatap matanya, ketika sedang asik mencaci-maki, setelah selesai mencaci-maki, tanyakan nama, lantas pergi begitu saja dari hadapannya.
Hal ini akan menciptakannya merasa ketakutan, karena sosok yg misterius, adalah sosok yg paling ditakutkan, karena dapat membawa akibat mental, di antara pertarungan pikirannya sendiri, atas segala praduganya alam bawah sadarnya.
Quote:
Yang terakhir adalah dengan memujinya.
Bayangkan tidak, kalau seseorang sudah mencaci makinya dengan sangat kejam, namun cuma di balas dengan pujian yg bahkan akan menciptakannya jadi sombong, namun pada akhirnya dia kaan jadi sungkan untuk mengulangi apa yg pernah dia lakukan sebelumnya. Karena merasa tidak kan ada gunanya sama sekali. Selayaknya berbicara kepada benda keras seperti batu, yg mana tidak akan pernah memahami apa yg dimaksud dalam caci makian & umpat serapah nya.
Quote:
Quote:
sumber inspirasi:
link Kemarin 18:44
Quote:
"Hidup bukan cuma untuk sekedar membalas perbuatan buruk jadi lebih buruk lagi, namun bagaimana caranya membalas segala keburukan dengan hal-hal yg baik, karena menjaga kesehatan itu salahsatunya adalah; dengan mengpakai seluruh unsur-unsur pembuat hati jadi lebih positif, sehingga mengalirkan kebahagiaan yg menciptakan semua hormon jadi lebih seimbang."
Well, kita hidup bermasyarakat itu, pada dasarnya tidak terlepas dari segala kritikan pedas maupun tidak. Walaupun terjadi secara sengaja ataupun tidak, namun pergunjingan pastinya ada di sekeliling kita. Padahal sudah berusaha jadi lebih baik, namun belum tentu baik di mata masyarakat.
So untuk itulah kita memerlukan beberapa cara, supaya segala caci maki yg sudah kita terima, dapat di tanggulangin dengan tanpa harus bertengkar, apalagi memicu pertengkaran.
Berikut ini beberapa tips, bagaimana menghadapi caci maki dari seseorang, tanpa menimbulkan kesan harap mengajak keributan.
Quote:
Yang perdana adalah menunjukkan ekspresi muka datar.
Perlu kalian ketahui, bahwasanya seseorang yg memiliki paras yg flat itu, lebih cenderung memiliki sifat antagonis, sehingga menciptakan sesiapapun yg melihatnya itu, jadi nampak lebih berwibawa, bahkan memberi peluang bagi si paras datar untuk ditunjuk jadi seorang pemimpin. Padahal sih belum tentu semua orang berwajah datar itu mempunyai jiwa pemimpin.
Jadi ketika ada yg mencaci-maki kalian, tunjukkan saja paras datar kalian, lihat wajahnya dari ujung kaki hingga kepala. Tanpa ekspresi apapun. Hal ini akan menciptakan seseorang merasa segan, bahkan memiliki banyak pertanyaan yg akan menciptakannya malas untuk berurusan dengan kalian.
Quote:
link gambarnya
Yang kedua adalah berterimakasih, lalu mengacungkan jempol & mengacuhkannya.
Setelah seseorang sudah puas mencaci-maki, ucapkan saja terimakasih, tanpa membalas semua umpat serapah yg sudah keluar dari dalam mulutnya, karena hal itu akan menciptakan mental si penyerang jadi sungkan, apabila harap berurusan dengan kita.
Apalagi ucapan terimakasih kasih tersebut di sertakan dengan acungan ibu jari & senyuman manis, yg menyatakan bahwa semua yg dilontarkannya tersebut adalah untuk kebaikan, sehingga si pencaci maki merasa kesal, karena semua caci makiannya tersebut tidak berhasil menciptakan kita marah. Bahkan menghasilkan senyuman manis, yg tidak pernah di duga sebelumnya.
Quote:
Yang ketiga adalah menatap matanya, ketika sedang asik mencaci-maki, setelah selesai mencaci-maki, tanyakan nama, lantas pergi begitu saja dari hadapannya.
Hal ini akan menciptakannya merasa ketakutan, karena sosok yg misterius, adalah sosok yg paling ditakutkan, karena dapat membawa akibat mental, di antara pertarungan pikirannya sendiri, atas segala praduganya alam bawah sadarnya.
Quote:
Yang terakhir adalah dengan memujinya.
Bayangkan tidak, kalau seseorang sudah mencaci makinya dengan sangat kejam, namun cuma di balas dengan pujian yg bahkan akan menciptakannya jadi sombong, namun pada akhirnya dia kaan jadi sungkan untuk mengulangi apa yg pernah dia lakukan sebelumnya. Karena merasa tidak kan ada gunanya sama sekali. Selayaknya berbicara kepada benda keras seperti batu, yg mana tidak akan pernah memahami apa yg dimaksud dalam caci makian & umpat serapah nya.
Quote:
Nah begitulah sekiranya opini yg berasal dari pengalaman pribadi & beberapa pendapat kawan-kawan, ketika mereka menghadapi umpat serapah yg kadang kala sangat menganggu pikiran kita, jikalau tidak di tangani dengan baik.
Semoga bermanfaat ya!
Semoga bermanfaat ya!
Quote:
sumber inspirasi:
link Kemarin 18:44