Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Quote:
Thread "diduga" mengandung kekerasan.
Thread cuma diperuntukkan bagi penikmat kasus rahasia & kriminal, serta bagi yg berniat & berminat untuk membacanya.
Thread tidak disarankan untuk dibaca oleh hater, reader dengan riwayat gangguan kesehatan mental, & reader dibawah umur 18 tahun dengan kelabilan tingkat dewa.
TS & pihak Kaskus tidak bertanggung jawab kepada apapun yg terjadi kepada reader dikemudian hari setelah membaca thread.
*No Out of Topic
*No Insult
*No Flamming
*No Porn
*No SARA
*No Promosi
Bagi yg melanggar akan dilaporkan.
Pada tanggal 5 November 1975, Travis Walton bersama dengan keenam rekan kerjanya sedang menebang pohon di Apache-Sitgreaves National Forest yg terletak didekat Heber, Arizona. Dalam perjalanan pulang, Travis melihat sinar terang yg terlihat disela-sela pepohonan. Ketika mereka semua berusaha mendekat, mereka melihat sebuah piring terbang aneh berwarna keemasan yg berputar melayang setinggi 20 kaki dari permukaan tanah. Piring terbang tersebut memiliki diameter sekitar 15-20 kaki, & lebar sekitar 8-10 kaki. Walopun rekan kerjanya memperingatkan untuk tetap menjauh, Travis justru bergerak mendekati & kemudian terdengar suara getaran yg keras ketika benda tersebut mulai berputar secara tidak menentu.
Tiba-tiba cahaya berwarna biru kehijauan muncul dari dalam piring terbang tersebut & menyerang Travis dibagian dada & kepalanya, serta menghempaskannya hingga berjarak beberapa kaki kebelakang. Setelah melihat apa yg terjadi, semua rekan kerja Travis segera melarikan diri dari tempat kejadian & berpikir bahwa Travis sudah meninggal. Salah satu dari mereka sempat melihat piring terbang tersebut bergerak naik ke ujung pohon lalu terbang kearah timur laut. Beberapa dari mereka kemudian kembali untuk menemukan Travis & dia sudah tidak ada disana.
Menurut penuturan Travis tentang pengalamannya tersebut, dia terbangun disebuah ruangan yg tampaknya adalah sebuah kantor medis atau laboratorium dengan langit-langit berbentuk segitiga. Dia juga melihat tiga makhluk dengan mata yg akbar berwarna coklat & kepala yg juga berukuran besar. Mereka memiliki badan setinggi lima kaki & memakai overall berwarna oranye kecoklatan.
Travis kemudian menyerang mereka & ketika dia berusaha untuk melarikan diri, dia berpapasan dengan seorang pria dengan perawakan yg kuat & memakai helm. Dia menyuruh Travis untuk segera keluar dari pesawat yg justru menuntunnya menuju ke ruangan lain dimana dia melihat tiga orang dengan paras yg menarik, yg terdiri dari dua orang pria & satu orang wanita. Mereka bertiga berdiri dibelakang sebuah meja & memakai seragam beludru berwarna biru, sama seperti yg dipakai oleh pria yg Travis temui sebelumnya. Bedanya, ketiga orang tersebut tidak memakai helm.
Kedua pria juga memiliki perawakan yg sama dengan pria sebelumnya. Sedangkan si wanita memiliki paras & perawakan yg sesuai dengan citra sebagai seorang perempuan cantik, serta kulit yg mulus tanpa keriput ataupun bekas luka. Pria yg Travis temui sebelumnya kemudian muncul & bergabung dengan ketiga orang lainnya. Mereka terlihat memiliki kemiripan antara satu sama lain walopun tidak identik.
Keempat orang tersebut kemudian mendorong Travis secara perlahan keatas meja & memasangkan sebuah masker yg menutupi bagian mulut & hidungnya, yg akhirnya menciptakan Travis pingsan. Hal berikutnya yg disadari, Travis sudah tergeletak diatas tanah di daerah Heber, Arizona. Dia sempat melihat sebuah piring terbang berwarna perak melayang diatas jalan yg terletak tidak jauh dari posisinya tergeletak, & piring terbang tersebut kemudian menghilang secara perlahan.
Walopun dia meyakini bahwa dia cuma menghilang selama 1-1,5 jam saja, namun dia kemudian mengetahui bahwa dia sudah menghilang selama lima hari. Dan selama itu pula, semua rekan kerja Travis menjalani investigasi. Mereka juga menjalani tes psikiatris & tes poligraf dimana tidak ada satupun dari mereka yg mengaku bahwa mereka sudah memalsukan penculikan yg terjadi. Dan tes pendeteksi kebohongan yg diberikan kepada Travis & semua rekan kerjanya dianggap tidak lulus atau tidak meyakinkan. Seorang psikiater juga menduga bahwa penculikan tersebut adalah sebuah imajinasi dari pikiran Travis sendiri, namun tidak ada hal yg dapat menjelaskan mengapa semua rekan kerjanya mengungkapkan hal yg sama.
Dalam sebuah podcast di Huffpost Weird News terbaru, Travis sempat mengatakan bahwa 15 tahun kemudian setelah peristiwa penculikan terjadi, pohon-pohon yg berada disekitar dimana piring terbang melayang, sudah menghasilkan serat kayu 36 kali lebih cepat dari 85 tahun sebelumnya. Dan sebuah sampel menunjukkan bahwa pertumbuhan pada pohon-pohon tersebut cuma terjadi dibagian sisi yg menghadap kearah dimana piring terbang pernah berada.
Travis juga sempat muncul dalam sebuah acara permainan yg ditayangkan di channel Fox yg bernama The Moment of Truth, dimana tes poligraf dilakukan secara langsung diatas panggung. Dan tes poligraf spesifik tersebut menunjukkan bahwa Travis tidak mengatakan hal yg sebenarnya tentang penculikan yg terjadi. Namun bagaimanapun, Travis menyatakan bahwa peristiwa itu terjadi sama seperti yg dia katakan kepada mereka.
Seorang UFOlogis yg bernama Budd Hopkins bekerja sama dengan Linda untuk mendokumentasikan & mempublikasikan kasusnya. Pada tanggal 30 November 1989, sekitar jam 3.15 pagi di New York, Linda mengaku bahwa dia terbangun & melihat tiga alien bertubuh pendek berdiri disekitar tempat tidurnya. Dia sempat mengalami kesulitan untuk membangunkan suaminya ketika dia merasa makhluk-makhluk tersebut menyuruhnya untuk diam dalam bahasa yg aneh.
Ketiga makhluk tersebut kemudian mengangkat tubuh Linda keluar melalui jendela apartemennya, & melayang diantara cahaya berwarna kebiruan menuju ke sebuah pesawat ruang angkasa yg berbentuk seperti cangkang kerang. Ketika berada didalamnya, ketiga makhluk tersebut mengerjakan percobaan dengan memasukkan sebuah alat kedalam hidung Linda. Dia kemudian terbangun pada sekitar jam 5 pagi tepat disebelah suaminya.
Pada tahun 1991, dua tahun setelah penculikan terjadi, Linda mendatangi Budd & menunjukkan gambar X-Ray dari hidungnya. Hasil X-Ray tersebut menunjukkan sebuah benda calendrical yg digambarkan oleh Budd memiliki bentuk melingkar keluar. Tes X-Ray tersebut dilakukan oleh pakar bedah podiatrik yg merupakan keponakan Linda sendiri yg bernama Lisa Bayer.
Tidak lama setelah itu, Linda mengaku bahwa benda tersebut dilepaskan ketika dia mengalami penculikan berikutnya. Linda juga dikabarkan sempat mengunjungi spesialis THT yg memberi konfirmasi bahwa benda tersebut sudah hilang dari hidungnya. Namun, sebuah benjolan seperti tulang rawan terlihat mencolok dibagian dimana benda tersebut pernah tertanam.
Ditahun yg sama, Budd menerima sebuah surat yg berasal dari seorang polisi yg menjelaskan tentang pengalaman yg dia alami bersama dengan seorang temannya pada bulan November 1989. Mereka berdua sedang duduk dibawah jembatan Franklin Delano Roosevelt ketika mereka melihat cahaya berwarna biru dengan seorang wanita yg sedang melayang & diiringi oleh tiga makhluk aneh. Mereka merasa bersalah karena tidak dapat menolong wanita tersebut, bahkan salah satu dari mereka sempat mengalami gangguan syaraf.
Budd kemudian menyuruh Linda untuk tidak berbicara dengan polisi-polisi tersebut kalau mereka berusaha untuk menemuinya, demi menghindari supaya kasus Linda tidak tercemari. Sayangnya kedua polisi tersebut yg bernama Richard & Dan, beberapa kali mengunjungi Linda yg mengaku datang atas kehendak mereka sendiri, & mereka berusaha untuk mencari jawaban atas apa yg mereka lihat pada malam itu.
Linda kemudian mengarahkan mereka pada Budd, & beberapa pekan kemudian Budd menerima sebuah surat yg mengungkapkan bahwa Richard & Dan sebenarnya adalah pengawal keamanan dari seorang tokoh politik. Tokoh politik tersebut juga hadir ketika penculikan kepada Linda terjadi, & dia juga ikut menandatangani surat yg dikirimkan oleh Richard & Dan walopun cuma dengan julukan "HIM". Beberapa UFOlogis percaya bahwa tokoh politik ini adalah mantan Sekretaris Jendral PBB yg bernama Javier Prez de Cullar.
Untuk sementara waktu, hal ini tampaknya menarik. Namun perlu dicatat bahwa Budd tidak pernah berjumpa secara fisik dengan Richard & Dan, mereka cuma berkomunikasi melalui surat. Hal ini sempat memunculkan opini bahwa Budd cuma seorang korban hoax, entah Linda merekayasa sendiri tentang keberadaan Richard & Dan, atau Linda bersama dengan sekelompok orang bekerjasama untuk menciptakan sebuah hoax. Ketika membongkar cerita didalam sebuah buku yg berjudul The Trickster and The Paranormal, dikatakan bahwa menempatkan seseorang yg sebelumnya bertugas dalam layanin proteksi pejabat, yg juga menjelaskan secara detail tentang malam penculikan yg diberikan oleh Richard & Dan, dianggap tidak sejalan dengan protokol keamanan yg dipakai untuk melindungi pejabat tersebut.
Dan menurut Sean F. Meers yg merupakan seorang peneliti UFO & juga mengerjakan kerjasama bersama dengan Budd, terdapat sekitar 23 orang saksi yg tercatat dalam catatan biasa pemerintah setempat. Yang terdiri dari teman, keluarga, hingga orang asing. Tiga orang asing tersebut bekerja disekitaran New York Post, & salah satunya merupakan wartawan investigasi yg bernama Steve Dunleavy. Terlepas dari kredibilitas dua saksi utama lainnya yg dipertanyakan, Linda mempertahankan kebenaran yg diungkapkan oleh semua saksi. Dia juga mengatakan bahwa kalau dia berhalusinasi, maka para saksi melihat halusinasinya & hal tersebut terdengar lebih gila dari fenomena penculikan.
Pada tanggal 21 Oktober 1978 jam 6.19 malam, seorang pelatih pilot yg bernama Frederich Valentich, memulai penerbangannya dari bandara Moorabbin yg terletak di Victoria, Australia, menuju ke King Island, Tasmania, & melewati selat Bass. Dengan mengpakai pesawat terbang berjenis Cessna 182L, perjalanannya diperkirakan cuma memakan waktu satu jam. Saat itu visibilitas cenderung bagus & cuma ada angin sepoi-sepoi.
Frederich yg berumur 20 tahun, dilaporkan meminta tambahan jam terbang. Dia juga dilaporkan sempat mengerjakan komunikasi dengan seorang Air Traffic Control di Melbourne yg bernama Steve Robey, pada jam 7.06 & 7.12 malam. Selama transmisi berlangsung, Frederich bertanya apakah terdapat pesawat yg terdeteksi disekitarnya. Dan setelah Air Traffic Control menjawab "tidak", Frederich mengklaim bahwa ada pesawat terbang yg berukuran akbar & tidak diketahui, terbang setinggi 1000 kaki diatas pesawat miliknya. Pesawat terbang tersebut juga berputar dengan laju tinggi & memiliki empat titik lampu yg terang.
Frederich berpikir bahwa pesawat tersebut semacam cuma harap bermain-main & menurutnya, pesawat tersebut bukanlah sebuah pesawat terbang & cenderung bergerak statis. Karena ketika pesawat yg dikendalikan oleh Frederich bergerak mengorbit, pesawat tersebut mengerjakan hal yg sama diatasnya. Selain itu, dia juga mengeluarkan cahaya berwarna kehijauan & mengkilap dibagian luar. Dan kemudian menghilang secara tiba-tiba.
Pada jam 7.12, Frederich sempat mengirim pesan terakhir pada pihak Air Traffic Control yg berisi,
Quote:
Selang 17 detik kemudian terdengar suara keras seperti logam yg bergesekkan. Pihak berwajib kemudian mengerjakan pencarian di area tersebut selama empat hari, namun mereka tidak menemukan apa-apa & Frederich tidak pernah terlihat lagi.
Pada bulan Mei 1982, ringkasan investigasi kecelakaan pesawat menyebutkan bahwa alasan dari menghilangnya pesawat yg dikendalikan oleh Frederich belum pernah ditentukan. Orang yg menandatangani laporan tersebut yg bernama A. Woodward, memberikan spekulasi bahwa Frederich dapat saja mengalami kebingungan, mengerjakan bunuh diri, atau jadi korban dari adanya tabrakan meteor.
Sebuah teori muncul dari Skeptical Inquirer tahun 2013, cerita tersebut menyebutkan bahwa Frederich tidak memiliki pengalaman sebagai seorang pilot & semestinya mendapatkan panggilan karena secara sengaja mengerjakan penerbangan tanpa memiliki tujuan. Menurut sumber yg lain, Frederich tertarik dengan hal-hal yg berhubungan dengan UFO & bahkan membawa buku klipingnya ketika dia dinyatakan hilang.
Publikasi Skeptical Inquirer juga mengemukakan bahwa pengalaman yg dimiliki oleh Frederich merupakan campuran antara keharapan untuk mengetahui sesuatu, dengan mudahnya dituntun untuk menciptakannya percaya bahwa apapun yg tidak dikenalinya adalah UFO, mengalami kebingungan, atau mengira cahaya lampu yg berasal dari pesawatnya sendiri, berasal dari objek lain.
Namun, sumber lainnya menyebutkan bahwa Frederich merupakan pilot yg berpengalaman. Selain itu, pesawat Cessna 182 didesain supaya dapat mengapung kalau pada suatu saat harus mendarat dipermukaan air. Seorang pakar sejarah yg bernama Reg Watson juga menemukan beberapa laporan tentang penampakan UFO, termasuk penampakan beberapa cahaya yg mencurigakan muncul diatas langit didekat King Island, Australia. Peristiwa tersebut berlangsung selama dua bulan sebelum Frederich dinyatakan hilang. Seorang petani dilaporkan juga pernah melihat sebuah objek aneh yg terbang ditanah miliknya di Adelaide pada pagi hari setelah Frederich hilang, & mengklaim bahwa pesawat Frederich menempel pada objek tersebut. Selain itu didapat informasi bahwa Frederich hingga di Cape Otway pada jam 7 malam, & sebuah foto bergambar Cape Otway yg diambil 20 menit sebelum Frederich hilang, menunjukkan sebuah objek aneh yg berada diatas langit.
Sekian & terimakasih.
Hari ini 03:56
Thread "diduga" mengandung kekerasan.
Thread cuma diperuntukkan bagi penikmat kasus rahasia & kriminal, serta bagi yg berniat & berminat untuk membacanya.
Thread tidak disarankan untuk dibaca oleh hater, reader dengan riwayat gangguan kesehatan mental, & reader dibawah umur 18 tahun dengan kelabilan tingkat dewa.
TS & pihak Kaskus tidak bertanggung jawab kepada apapun yg terjadi kepada reader dikemudian hari setelah membaca thread.
*No Out of Topic
*No Insult
*No Flamming
*No Porn
*No SARA
*No Promosi
Bagi yg melanggar akan dilaporkan.
Pada tanggal 5 November 1975, Travis Walton bersama dengan keenam rekan kerjanya sedang menebang pohon di Apache-Sitgreaves National Forest yg terletak didekat Heber, Arizona. Dalam perjalanan pulang, Travis melihat sinar terang yg terlihat disela-sela pepohonan. Ketika mereka semua berusaha mendekat, mereka melihat sebuah piring terbang aneh berwarna keemasan yg berputar melayang setinggi 20 kaki dari permukaan tanah. Piring terbang tersebut memiliki diameter sekitar 15-20 kaki, & lebar sekitar 8-10 kaki. Walopun rekan kerjanya memperingatkan untuk tetap menjauh, Travis justru bergerak mendekati & kemudian terdengar suara getaran yg keras ketika benda tersebut mulai berputar secara tidak menentu.
Tiba-tiba cahaya berwarna biru kehijauan muncul dari dalam piring terbang tersebut & menyerang Travis dibagian dada & kepalanya, serta menghempaskannya hingga berjarak beberapa kaki kebelakang. Setelah melihat apa yg terjadi, semua rekan kerja Travis segera melarikan diri dari tempat kejadian & berpikir bahwa Travis sudah meninggal. Salah satu dari mereka sempat melihat piring terbang tersebut bergerak naik ke ujung pohon lalu terbang kearah timur laut. Beberapa dari mereka kemudian kembali untuk menemukan Travis & dia sudah tidak ada disana.
Menurut penuturan Travis tentang pengalamannya tersebut, dia terbangun disebuah ruangan yg tampaknya adalah sebuah kantor medis atau laboratorium dengan langit-langit berbentuk segitiga. Dia juga melihat tiga makhluk dengan mata yg akbar berwarna coklat & kepala yg juga berukuran besar. Mereka memiliki badan setinggi lima kaki & memakai overall berwarna oranye kecoklatan.
Travis kemudian menyerang mereka & ketika dia berusaha untuk melarikan diri, dia berpapasan dengan seorang pria dengan perawakan yg kuat & memakai helm. Dia menyuruh Travis untuk segera keluar dari pesawat yg justru menuntunnya menuju ke ruangan lain dimana dia melihat tiga orang dengan paras yg menarik, yg terdiri dari dua orang pria & satu orang wanita. Mereka bertiga berdiri dibelakang sebuah meja & memakai seragam beludru berwarna biru, sama seperti yg dipakai oleh pria yg Travis temui sebelumnya. Bedanya, ketiga orang tersebut tidak memakai helm.
Kedua pria juga memiliki perawakan yg sama dengan pria sebelumnya. Sedangkan si wanita memiliki paras & perawakan yg sesuai dengan citra sebagai seorang perempuan cantik, serta kulit yg mulus tanpa keriput ataupun bekas luka. Pria yg Travis temui sebelumnya kemudian muncul & bergabung dengan ketiga orang lainnya. Mereka terlihat memiliki kemiripan antara satu sama lain walopun tidak identik.
Keempat orang tersebut kemudian mendorong Travis secara perlahan keatas meja & memasangkan sebuah masker yg menutupi bagian mulut & hidungnya, yg akhirnya menciptakan Travis pingsan. Hal berikutnya yg disadari, Travis sudah tergeletak diatas tanah di daerah Heber, Arizona. Dia sempat melihat sebuah piring terbang berwarna perak melayang diatas jalan yg terletak tidak jauh dari posisinya tergeletak, & piring terbang tersebut kemudian menghilang secara perlahan.
Walopun dia meyakini bahwa dia cuma menghilang selama 1-1,5 jam saja, namun dia kemudian mengetahui bahwa dia sudah menghilang selama lima hari. Dan selama itu pula, semua rekan kerja Travis menjalani investigasi. Mereka juga menjalani tes psikiatris & tes poligraf dimana tidak ada satupun dari mereka yg mengaku bahwa mereka sudah memalsukan penculikan yg terjadi. Dan tes pendeteksi kebohongan yg diberikan kepada Travis & semua rekan kerjanya dianggap tidak lulus atau tidak meyakinkan. Seorang psikiater juga menduga bahwa penculikan tersebut adalah sebuah imajinasi dari pikiran Travis sendiri, namun tidak ada hal yg dapat menjelaskan mengapa semua rekan kerjanya mengungkapkan hal yg sama.
Dalam sebuah podcast di Huffpost Weird News terbaru, Travis sempat mengatakan bahwa 15 tahun kemudian setelah peristiwa penculikan terjadi, pohon-pohon yg berada disekitar dimana piring terbang melayang, sudah menghasilkan serat kayu 36 kali lebih cepat dari 85 tahun sebelumnya. Dan sebuah sampel menunjukkan bahwa pertumbuhan pada pohon-pohon tersebut cuma terjadi dibagian sisi yg menghadap kearah dimana piring terbang pernah berada.
Travis juga sempat muncul dalam sebuah acara permainan yg ditayangkan di channel Fox yg bernama The Moment of Truth, dimana tes poligraf dilakukan secara langsung diatas panggung. Dan tes poligraf spesifik tersebut menunjukkan bahwa Travis tidak mengatakan hal yg sebenarnya tentang penculikan yg terjadi. Namun bagaimanapun, Travis menyatakan bahwa peristiwa itu terjadi sama seperti yg dia katakan kepada mereka.
Seorang UFOlogis yg bernama Budd Hopkins bekerja sama dengan Linda untuk mendokumentasikan & mempublikasikan kasusnya. Pada tanggal 30 November 1989, sekitar jam 3.15 pagi di New York, Linda mengaku bahwa dia terbangun & melihat tiga alien bertubuh pendek berdiri disekitar tempat tidurnya. Dia sempat mengalami kesulitan untuk membangunkan suaminya ketika dia merasa makhluk-makhluk tersebut menyuruhnya untuk diam dalam bahasa yg aneh.
Ketiga makhluk tersebut kemudian mengangkat tubuh Linda keluar melalui jendela apartemennya, & melayang diantara cahaya berwarna kebiruan menuju ke sebuah pesawat ruang angkasa yg berbentuk seperti cangkang kerang. Ketika berada didalamnya, ketiga makhluk tersebut mengerjakan percobaan dengan memasukkan sebuah alat kedalam hidung Linda. Dia kemudian terbangun pada sekitar jam 5 pagi tepat disebelah suaminya.
Pada tahun 1991, dua tahun setelah penculikan terjadi, Linda mendatangi Budd & menunjukkan gambar X-Ray dari hidungnya. Hasil X-Ray tersebut menunjukkan sebuah benda calendrical yg digambarkan oleh Budd memiliki bentuk melingkar keluar. Tes X-Ray tersebut dilakukan oleh pakar bedah podiatrik yg merupakan keponakan Linda sendiri yg bernama Lisa Bayer.
Tidak lama setelah itu, Linda mengaku bahwa benda tersebut dilepaskan ketika dia mengalami penculikan berikutnya. Linda juga dikabarkan sempat mengunjungi spesialis THT yg memberi konfirmasi bahwa benda tersebut sudah hilang dari hidungnya. Namun, sebuah benjolan seperti tulang rawan terlihat mencolok dibagian dimana benda tersebut pernah tertanam.
Ditahun yg sama, Budd menerima sebuah surat yg berasal dari seorang polisi yg menjelaskan tentang pengalaman yg dia alami bersama dengan seorang temannya pada bulan November 1989. Mereka berdua sedang duduk dibawah jembatan Franklin Delano Roosevelt ketika mereka melihat cahaya berwarna biru dengan seorang wanita yg sedang melayang & diiringi oleh tiga makhluk aneh. Mereka merasa bersalah karena tidak dapat menolong wanita tersebut, bahkan salah satu dari mereka sempat mengalami gangguan syaraf.
Budd kemudian menyuruh Linda untuk tidak berbicara dengan polisi-polisi tersebut kalau mereka berusaha untuk menemuinya, demi menghindari supaya kasus Linda tidak tercemari. Sayangnya kedua polisi tersebut yg bernama Richard & Dan, beberapa kali mengunjungi Linda yg mengaku datang atas kehendak mereka sendiri, & mereka berusaha untuk mencari jawaban atas apa yg mereka lihat pada malam itu.
Linda kemudian mengarahkan mereka pada Budd, & beberapa pekan kemudian Budd menerima sebuah surat yg mengungkapkan bahwa Richard & Dan sebenarnya adalah pengawal keamanan dari seorang tokoh politik. Tokoh politik tersebut juga hadir ketika penculikan kepada Linda terjadi, & dia juga ikut menandatangani surat yg dikirimkan oleh Richard & Dan walopun cuma dengan julukan "HIM". Beberapa UFOlogis percaya bahwa tokoh politik ini adalah mantan Sekretaris Jendral PBB yg bernama Javier Prez de Cullar.
Untuk sementara waktu, hal ini tampaknya menarik. Namun perlu dicatat bahwa Budd tidak pernah berjumpa secara fisik dengan Richard & Dan, mereka cuma berkomunikasi melalui surat. Hal ini sempat memunculkan opini bahwa Budd cuma seorang korban hoax, entah Linda merekayasa sendiri tentang keberadaan Richard & Dan, atau Linda bersama dengan sekelompok orang bekerjasama untuk menciptakan sebuah hoax. Ketika membongkar cerita didalam sebuah buku yg berjudul The Trickster and The Paranormal, dikatakan bahwa menempatkan seseorang yg sebelumnya bertugas dalam layanin proteksi pejabat, yg juga menjelaskan secara detail tentang malam penculikan yg diberikan oleh Richard & Dan, dianggap tidak sejalan dengan protokol keamanan yg dipakai untuk melindungi pejabat tersebut.
Dan menurut Sean F. Meers yg merupakan seorang peneliti UFO & juga mengerjakan kerjasama bersama dengan Budd, terdapat sekitar 23 orang saksi yg tercatat dalam catatan biasa pemerintah setempat. Yang terdiri dari teman, keluarga, hingga orang asing. Tiga orang asing tersebut bekerja disekitaran New York Post, & salah satunya merupakan wartawan investigasi yg bernama Steve Dunleavy. Terlepas dari kredibilitas dua saksi utama lainnya yg dipertanyakan, Linda mempertahankan kebenaran yg diungkapkan oleh semua saksi. Dia juga mengatakan bahwa kalau dia berhalusinasi, maka para saksi melihat halusinasinya & hal tersebut terdengar lebih gila dari fenomena penculikan.
Pada tanggal 21 Oktober 1978 jam 6.19 malam, seorang pelatih pilot yg bernama Frederich Valentich, memulai penerbangannya dari bandara Moorabbin yg terletak di Victoria, Australia, menuju ke King Island, Tasmania, & melewati selat Bass. Dengan mengpakai pesawat terbang berjenis Cessna 182L, perjalanannya diperkirakan cuma memakan waktu satu jam. Saat itu visibilitas cenderung bagus & cuma ada angin sepoi-sepoi.
Frederich yg berumur 20 tahun, dilaporkan meminta tambahan jam terbang. Dia juga dilaporkan sempat mengerjakan komunikasi dengan seorang Air Traffic Control di Melbourne yg bernama Steve Robey, pada jam 7.06 & 7.12 malam. Selama transmisi berlangsung, Frederich bertanya apakah terdapat pesawat yg terdeteksi disekitarnya. Dan setelah Air Traffic Control menjawab "tidak", Frederich mengklaim bahwa ada pesawat terbang yg berukuran akbar & tidak diketahui, terbang setinggi 1000 kaki diatas pesawat miliknya. Pesawat terbang tersebut juga berputar dengan laju tinggi & memiliki empat titik lampu yg terang.
Frederich berpikir bahwa pesawat tersebut semacam cuma harap bermain-main & menurutnya, pesawat tersebut bukanlah sebuah pesawat terbang & cenderung bergerak statis. Karena ketika pesawat yg dikendalikan oleh Frederich bergerak mengorbit, pesawat tersebut mengerjakan hal yg sama diatasnya. Selain itu, dia juga mengeluarkan cahaya berwarna kehijauan & mengkilap dibagian luar. Dan kemudian menghilang secara tiba-tiba.
Pada jam 7.12, Frederich sempat mengirim pesan terakhir pada pihak Air Traffic Control yg berisi,
Quote:
"Melbourne, pesawat aneh itu melayang lagi diatasku. Dan itu bukan pesawat".
Selang 17 detik kemudian terdengar suara keras seperti logam yg bergesekkan. Pihak berwajib kemudian mengerjakan pencarian di area tersebut selama empat hari, namun mereka tidak menemukan apa-apa & Frederich tidak pernah terlihat lagi.
Pada bulan Mei 1982, ringkasan investigasi kecelakaan pesawat menyebutkan bahwa alasan dari menghilangnya pesawat yg dikendalikan oleh Frederich belum pernah ditentukan. Orang yg menandatangani laporan tersebut yg bernama A. Woodward, memberikan spekulasi bahwa Frederich dapat saja mengalami kebingungan, mengerjakan bunuh diri, atau jadi korban dari adanya tabrakan meteor.
Sebuah teori muncul dari Skeptical Inquirer tahun 2013, cerita tersebut menyebutkan bahwa Frederich tidak memiliki pengalaman sebagai seorang pilot & semestinya mendapatkan panggilan karena secara sengaja mengerjakan penerbangan tanpa memiliki tujuan. Menurut sumber yg lain, Frederich tertarik dengan hal-hal yg berhubungan dengan UFO & bahkan membawa buku klipingnya ketika dia dinyatakan hilang.
Publikasi Skeptical Inquirer juga mengemukakan bahwa pengalaman yg dimiliki oleh Frederich merupakan campuran antara keharapan untuk mengetahui sesuatu, dengan mudahnya dituntun untuk menciptakannya percaya bahwa apapun yg tidak dikenalinya adalah UFO, mengalami kebingungan, atau mengira cahaya lampu yg berasal dari pesawatnya sendiri, berasal dari objek lain.
Namun, sumber lainnya menyebutkan bahwa Frederich merupakan pilot yg berpengalaman. Selain itu, pesawat Cessna 182 didesain supaya dapat mengapung kalau pada suatu saat harus mendarat dipermukaan air. Seorang pakar sejarah yg bernama Reg Watson juga menemukan beberapa laporan tentang penampakan UFO, termasuk penampakan beberapa cahaya yg mencurigakan muncul diatas langit didekat King Island, Australia. Peristiwa tersebut berlangsung selama dua bulan sebelum Frederich dinyatakan hilang. Seorang petani dilaporkan juga pernah melihat sebuah objek aneh yg terbang ditanah miliknya di Adelaide pada pagi hari setelah Frederich hilang, & mengklaim bahwa pesawat Frederich menempel pada objek tersebut. Selain itu didapat informasi bahwa Frederich hingga di Cape Otway pada jam 7 malam, & sebuah foto bergambar Cape Otway yg diambil 20 menit sebelum Frederich hilang, menunjukkan sebuah objek aneh yg berada diatas langit.
Sekian & terimakasih.
*
*
*
sumber :
*
*
sumber :
Hari ini 03:56