• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

BBM URGENSI, BERPOLITIK CARA TOLOL

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Keluhan agan tak akan didengar! senasib dengan saya. Saya bukan pemerhati, tapi sesekali mengamati tindakan dari kebijakan Pemerintah yg bongkar muat kepentingan politik.

Pemerintah terus berdalih untuk menyematkan rakyat. Dari menarik subsidi,hingga mengerjakan penyesuaian harga bahan bakar Minyak (BBM). Tapi lebih menarik diistilahkan jadi 'Bongkar Bungkam Muat (BBM) Urgensi' seolah menunjukan ketolollan berpolitik.

Dikritik Percuma!, kalau didemo para aparat negara dengan sigap menghadapi rakyat. Seakan lupa, mereka sebenarnya lahir dari mana. Bahkan, parahnya lagi, diduga ada sekelompok rancangan regu penyusup yg menciptakan unjuk rasa bersuasana keruh. AHHhh! membosankan bukan.
fo
BBM URGENSI, BERPOLITIK CARA TOLOL

foto dokumen Istana Negara/ By Kompas​


Muak iya, Saya akui itu, mungkin juga ada yg tak setuju dengan pernyataa itu. Tapi ingat saya disini cuma rakyat kecil yg masih punya rasa takut bersuara lantang. ane tidak punya kemampuan untuk berada langsung di senayan, saya juga tidak tertarik layaknya jadi tokoh elit kalangan Partai yg berkoar janji ini, itu untuk meminta simpati rakyat.

Kebijakan tentang kenaikan harga BBM memang kerap jadi bahan politik. Bahan untuk memantik kemarahan rakyat. Padahal, Pemerintah sudah tahu resikonya. Tapi masih tetap mengerjakannya. Tak mungkin itu tanpa tujuan. Namun apakah itu Pro rakyat atau cuma skenario untuk menimbulkan sesosok Pahlawan?.

Isu kenaikan BBM benar terjadi, Isu Penghapusan Daya 450 Watt tengah mencuat. Lalu dibatalkan lagi. Hal itu kerap terjadi pada tahun politik. Saya mulai mencoba pintar, kalau mengikuti skenario yg bikin pusing. Mending saya ikuti aturan Pemerintah.

Tapi hal itu benar- benar bikin susah. Perlahan semua pengeluaran mulai naik, semua harga barang di dapur tak menentu, masalahnya pendapatan tetap saja begitu, bahkan PHK terjadi di perusahaan besar.

Isu BBM ini memang 'hangat tai ayam' di Parlemen. Ada yg setuju, bahkan ada yg lantang menolak. Tapi itu cuma beberapa saja. 'Kebodohan' publik dimanfaatkan Parpol untuk mulai ambil peran. Rakyat jelata cuma pasrah. Wakil rakyat 'ngurusi' keharmonisan rumah tangga orang yg sudah makmur.

Wakil rakyat, yg harusnya membela kepentingan rakyat jelata, seolah kini lebih memilih untuk memperjuangkan kepentingan partai. Yang akbar Diam. Yang kecil mencari panggung. Yang terlupakan melontarkan janji.

Saya suka ada Demo!, mereka mewakili rakyat untuk tidak diam.

Saya suka dengan ada yg menolak tetapi tetap itu tidak memuaskan!.

Saya lihat ada partai hebat berani menantang..
Saya salut Mahasiswa berani orasi ditengah keramaian.
Saya mendukung Buruh bersuara menantang.

Saya benci lihat BLT! ..
Saya Resah yg kaya ambil BLT!..
Saya muak karna kebijakan BLT!...
Pemerintah menjaga orang untuk tetap berjiwa miskin!

Pemerintah Gagal mengedepankan Urgensi rakyat & ini cuma kepentingan Politik.
Meski saya dapatnya cuma bergumam dengan sumpah serapah. Setidaknya itu mewakili sikap saya. (*)

Berdasarkan OPINI ! ntar dibilang tak ada sumber oleh momod terhormat
Hari ini 00:50
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.