roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Senin, 3 November 2008 | 11:37 WIB
JAKARTA, SENIN — Harga BBM bersubsidi diperkirakan akan turun tidak lebih dari 27,5 persen, menyusul turunnya harga minyak dunia. Hal tesebut disampaikan Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin (3/11).
"Masih harus kami hitung dan nanti kita lihat pada awal tahun depan. Penurunan itu tidak seperti naiknya. Naiknya kan 27,5 persen, penurunannya tidak bisa 27,5 persen, akan kurang dari 27,5 persen," kata Paskah.
Saat ini harga BBM Pertamax turun menjadi Rp 7.000 dari sebelumnya mencapai Rp 7.800. Saat ini pemerintah tengah menghitung beban yang ditanggung pemerintah pada 2008.
Akibat kenaikan harga BBM, 24 Mei 2008, pemerintah memiliki beban, seperti subsidi dan bantuan langsung tunai. "Beban inilah yang tetap harus diperhitungkan dengan subsidi yang ada," ujarnya.
JAKARTA, SENIN — Harga BBM bersubsidi diperkirakan akan turun tidak lebih dari 27,5 persen, menyusul turunnya harga minyak dunia. Hal tesebut disampaikan Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin (3/11).
"Masih harus kami hitung dan nanti kita lihat pada awal tahun depan. Penurunan itu tidak seperti naiknya. Naiknya kan 27,5 persen, penurunannya tidak bisa 27,5 persen, akan kurang dari 27,5 persen," kata Paskah.
Saat ini harga BBM Pertamax turun menjadi Rp 7.000 dari sebelumnya mencapai Rp 7.800. Saat ini pemerintah tengah menghitung beban yang ditanggung pemerintah pada 2008.
Akibat kenaikan harga BBM, 24 Mei 2008, pemerintah memiliki beban, seperti subsidi dan bantuan langsung tunai. "Beban inilah yang tetap harus diperhitungkan dengan subsidi yang ada," ujarnya.
