hendladi
IndoForum Beginner D
- No. Urut
- 113568
- Sejak
- 15 Jan 2011
- Pesan
- 685
- Nilai reaksi
- 2
- Poin
- 18
DEPOK, KOMPAS.com - Warga Kampung Lio, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, terkejut dengan penemuan bayi laki-laki yang sudah tidak bernyawa, Minggu (30/1/2011) pukul 15.00. Bayi itu ada di dalam got sekitar perumahan warga RT 1 RW 19. Polisi memperkirakan bayi yang masih merah tersebut berusia kurang dari lima hari.
”Warna tubuhnya masih merah. Masih ada bercak darah di bagian tubuhnya. Warga menemukan bayi ini tidak dibungkus apa-apa, telanjang begitu saja," kata Kepala Unit Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Metro Pancoran Mas Ajun Komisaris Sah Johan, Minggu, di Depok, Jawa Barat.
Johan menduga bayi itu kemungkinan dari hasil hubungan gelap sehingga orangtua si bayi membuangnya. Selanjutnya, polisi membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Polri RS Soekanto, Kramatjati, Jakarta Timur.
Penemuan bayi usia di bawah lima tahun di Depok terjadi beberapa kali. Kasus sebelumnya 7 November 2010. Ketika itu warga Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, menemukan bayi lelaki dalam keadaan hidup di pos keamanan lingkungan.
Penemuan bayi hidup oleh warga juga terjadi 17 Agustus 2010 di pos kamling RT 04/RW 18 Perumahan Pondok Tirta Mandala, Sukamaju, Cilodong.
Dua kasus sebelumnya ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Metro Depok. Kasus pembuangan bayi hidup ini, sebagaimana hasil penyelidikan polisi, didorong faktor ekonomi keluarga si bayi.
Untuk kedua kasus penemuan bayi yang masih hidup itu, polisi berhasil menemukan orangtuanya. Mereka nekat membuang bayi-bayi tersebut karena hidup dalam kemiskinan.
”Warna tubuhnya masih merah. Masih ada bercak darah di bagian tubuhnya. Warga menemukan bayi ini tidak dibungkus apa-apa, telanjang begitu saja," kata Kepala Unit Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Metro Pancoran Mas Ajun Komisaris Sah Johan, Minggu, di Depok, Jawa Barat.
Johan menduga bayi itu kemungkinan dari hasil hubungan gelap sehingga orangtua si bayi membuangnya. Selanjutnya, polisi membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Polri RS Soekanto, Kramatjati, Jakarta Timur.
Penemuan bayi usia di bawah lima tahun di Depok terjadi beberapa kali. Kasus sebelumnya 7 November 2010. Ketika itu warga Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, menemukan bayi lelaki dalam keadaan hidup di pos keamanan lingkungan.
Penemuan bayi hidup oleh warga juga terjadi 17 Agustus 2010 di pos kamling RT 04/RW 18 Perumahan Pondok Tirta Mandala, Sukamaju, Cilodong.
Dua kasus sebelumnya ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Metro Depok. Kasus pembuangan bayi hidup ini, sebagaimana hasil penyelidikan polisi, didorong faktor ekonomi keluarga si bayi.
Untuk kedua kasus penemuan bayi yang masih hidup itu, polisi berhasil menemukan orangtuanya. Mereka nekat membuang bayi-bayi tersebut karena hidup dalam kemiskinan.