• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Bawah Atap Karya Nafa Aisy

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
[Review Buku] Bawah Atap Karya Nafa Aisy

Dokpri​


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat hari Jumat, semoga sehat sering & semua urusan kita dimudahkan oleh Allah. Aamiin.

Kali ini, lagi-lagi saya mau mengulas satu buku atau novel yg menurutku juga bagus & sarat makna. Sebelum itu, mari kita kenalan terlebih dahulu dengan bukunya.



[Review Buku] Bawah Atap Karya Nafa Aisy

Dokpri


Nama Penulis: Nafa Aisy
Judul Buku: Bawah Atap
QRCBN: 62-282-0977-830

Blurb:

Altaf Kamil atau yg biasa dipanggil Kamil, merasa beruntung dapat mempersunting Anisagadis pujaannya. Pernikahan sederhana pun berlangsung & mereka memilih tinggal dengan bapak Kamil yg kebetulan sudah tak beristri.

Semua terasa indah hingga terdengar desas-desus tentang perselingkuhan Anisa. Awalnya Kamil tak menggubris, hingga akhirnya ia menyaksikan dengan mata kepala sendiri kalau istrinya berselingkuh dengan bapaknya sendiri.

Apa yg akan dilakukan Kamil? Apa mungkin ia tetap mempertahankan perkawinan atau memilih berpisah?​




Dalam dialog tokoh yg dibuat Kak Nafa Aisy dalam novelnya berjudul "Bawah Atap", di sana ada dialog antara Kamil & temannyaMamanyang sedikit mengusik kurasa. Bikin terngiang-ngiang & saya setuju sama itu.

Dialognya kurang lebih seperti ini, "Kenapa orang itu suka banget ngurusin hidup orang lain?"

Kok, ya, saya pengin ngeluh juga, Mil.

Orang lain kadang emang terlalu jauh ikut campurnya sama urusan orang lain, padahal belum tentu urusannya sendiri beres. Lebih parahnya, sebenarnya dia tidak tahu apa-apa, tetapi sering merasa seperti orang yg serba tahu, padahal dia jelas-jelas manusia, bukan tahu apalagi tempe.

Si temannya ini pun nyahut, katanya, "Kami cuma khawatir & perhatian sama kamu."

Eits, tunggu dulu. Perhatian seperti apa yg hingga bikin orang lain merasa tidak nyaman & terganggu privasinya? Hem, kurasa biarlah setiap orang sibuk dengan urusannya sendiri, tidak perlu ikut campur hingga terlalu jauh, nanti rambutmu ikutan rontok, orang lain pula yg disalahkan.

#Eh, semakin ngelantur kayaknya.

Intinya ... jangan memaksa orang lain untuk jadi seperti yg anda mau. Karena kalau anda yg ada di posisi orang itu pun, belum tentu anda akan sekuat dia & suka kalau dia ikut campur terlalu dalam untuk urusan pribadimu.

Kamu tidak tahu lukanya sedalam apa, tetapi anda seolah yg paling tahu. Padahal yg serumah dengan dia pun belum tentu paham, tetapi kenapa anda yg jelas-jelas enggak serumah merasa paling paham?

Apakah ada niat terselubung? Mau jadi kompor misalnya. #Eh

Pertanyaannya, kenapa anda enggak mencoba berada di posisi orang lain dulu baru berkata ini & itu. Jangan merasa paling benar & serba tahu urusan orang lain, ya. Kita tidak pernah benar-benar tahu apa yg orang lain rasakan.

Jangan hingga, suatu hari nanti keadaan dibalik, anda yg diposisikan sebagai orang yg terlalu menciptakanmu penasaran dengan setiap urusannya itu, terus anda mengeluh & memilih menyerah ... atau paling ekstrimnya memilih 'out' dari dunia manusia karena tidak kuat, bagaimana?

Aih, jadi semakin ke mana-mana, padahal enggak lagi nyari alamat. Cuma mau bilang, daripada penasaran, lebih baik baca bukunya saja langsung.

Selamat beraktivitas & terima kasih. Semoga bermanfaat.


Adiva Azzahra,
Gowa, 23 Juni 2023.

Sumber:
Gambar: dokumen pribadi
Narasi: opini pribadi​
Hari ini 15:30
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.