• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Internasional Bawa Ganja, Eks-Putera Mahkota Nepal Dibekuk

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
egNJ8.jpg

Mantan Putera Mahkota Nepal Pangeran Paras Shah ditangkap atas tuduhan kepemilikan ganja. Shah ditangkap saat sedang berkunjung ke pulau resor di Thailand, Puket.

Shah yang sering dikenal pangeran playboy, sempat ditahan bersama seorang perempuan Thailand pada Oktober lalu. Penahanan itu dilakukan usai petugas yang mengelola kondominiumnya mengadukan perbuatan Shah yang sangat mengganggu.

Saat ini, Shah pun ditangkap karena kepemilikannya atas 3 gram marijuana. Pada awalnya, polisi-polisi itu tidak mengetahui siapa yang ditangkap olehnya.

"Kami tidak tahu siapa yang kami tangkap ketika karena dia menggunakan paspor umum. Tidak ada yang mengidentifikasn Shah sebagai seorang VIP," ujar Kolonel Jirasak Siemsak, seperti dikutip AFP, Jumat (30/11/2012).

Shah akhirnya dibebaskan usai membayar tebusan dan Shah masih tidak mengakui perbuatannya. Jirasak mengatakan, bila Shah mengakui perbuatannya, dia akan mendapat hukuman ringat karena kepemilikan marijuana bukanlah pelanggaran berat di Thailand.

Pria berambut panjang itu menjadi Putera Mahkota Nepal pada 2001 usai sepupunya, Pangeran Dipendra melakukan pembunuhan terhadap sembilan anggota Kerajaan Nepal. Dipendra juga membunuh raja dan ratu karena emosi dengan masalah pernikahannya.

Saat ini, Nepal sudah berubah menjadi negara Republik Federasi yang dikepalai seorang presiden. Raja Gyanendra sepakat untuk menyerahkan kekuasaannya pada 24 April 2006 lalu.

Pada 2007, konstitusi pun diubah dan kekuasaan raja sebagai kepala negara dihapuskan. Dan pada 2008, sistem monarki di Nepal dihapuskan.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.