yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
SLEMAN - Kantor bro unit cabang RSUP Dr Sardjito, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta dirampok sekira pukul 08.15 pagi tadi. Pelaku diketahui merampas tas yang dibawa pegawai bunk, Siti, saat berjalan di dalam kantor. Dalam tas itu berisi uang sekira 155 Juta.
Setelah berhasil merampas tas, pelaku melemparkan bungkusan yang berisi Bom. Selanjutnya, berteriak sambil berlari sambil mengatakan bom. Tak khayal, seluruh orang yang berada di kantor bro menjadi gempar. Mereka pun keluar kantor karena ketakutan.
"Saya mau naik ke lantai dua, baru beberapa langkah. Ada seorang pria keluar sambil berteriak 'ada bom'. Kita semua langsung lari keluar," jelas Maman, salah satu saksi mata yang berada di lokasi kejadian, Senin (15/7/2012).
Beberapa warga mengadukan ke polisi setempat. Polisi melakukan koordinasi dengan Tim Gegana Polda DIY. Proses evakuasi terhadap bungkusan bom dimulai pukul 11.30 WIB siang dan baru sekira pukul 11.45 WIB, polisi meledakkan bom tersebut.
"Bungkusan yang dikemas dalam almunium 80 persen dan itu dipastikan bom," kata Kasat Brimob Polda DIY, Kombespol Gatot Sudibyo.
Gatot menambahkan, bungkusan tersebut jika dilihat dari bentuknya sudah memenuhi persyaratan jenis bom.
Setelah berhasil merampas tas, pelaku melemparkan bungkusan yang berisi Bom. Selanjutnya, berteriak sambil berlari sambil mengatakan bom. Tak khayal, seluruh orang yang berada di kantor bro menjadi gempar. Mereka pun keluar kantor karena ketakutan.
"Saya mau naik ke lantai dua, baru beberapa langkah. Ada seorang pria keluar sambil berteriak 'ada bom'. Kita semua langsung lari keluar," jelas Maman, salah satu saksi mata yang berada di lokasi kejadian, Senin (15/7/2012).
Beberapa warga mengadukan ke polisi setempat. Polisi melakukan koordinasi dengan Tim Gegana Polda DIY. Proses evakuasi terhadap bungkusan bom dimulai pukul 11.30 WIB siang dan baru sekira pukul 11.45 WIB, polisi meledakkan bom tersebut.
"Bungkusan yang dikemas dalam almunium 80 persen dan itu dipastikan bom," kata Kasat Brimob Polda DIY, Kombespol Gatot Sudibyo.
Gatot menambahkan, bungkusan tersebut jika dilihat dari bentuknya sudah memenuhi persyaratan jenis bom.