• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Batuk, Pertolongan Pertama Serangan Jantung?

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
sakit_jantung_300x202.jpg

Serangan jantung adalah peristiwa darurat medis. Tindakan pertama yang diberikan pada pasien serangan jantung akan berpengaruh besar untuk mencegah kerusakan jaringan jantung. Selain mempraktikkan CPR dengan menekan dada, merangsang agar pasien batuk dianggap bisa membantu menormalkan denyut jantung.

Di menit-menit awal begitu terjadi serangan jantung akan terjadi irama jantung jantung yang tidak stabil atau denyut jantung melemah. Menurut dokter spesialis jantung dari Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (PJNHK) dr. Iwan Dakota, batuk hanya efektif untuk serangan jantung tipe kedua.

"Irama denyut jantung yang normal adalah sekitar 60-100 per menit, namun ketika terjadi serangan jantung bisa melemah menjadi sekitar 20-30 per menit. Jika tidak segera diberi tindakan denyut jantung akan berhenti berhenti," papar Iwan dalam konferensi pers peluncuran Absorb Bioresorbable Vascular Scaffold Kamis (4/4/2013) di Jakarta.

"Batuk dapat meningkatkan denyut jantung yang melemah saat terjadi serangan jantung," ujar dokter dari Divisi Vaskular Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI ini.

Dalam kesempatan yang sama, spesialis jantung dari Divisi Non-Bedah Intervensi, Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Doni Firman Sp.JP, mengatakan, sebelum melakukan pertolongan pertama pada orang yang mengalami gejala serangan jantung, perlu dilakukan deteksi untuk memastikan yang terjadi adalah serangan jantung.

Serangan jantung umumnya ditandai dengan rasa sakit pada daerah dada, napas pendek, rasa sakit pada rahang atau lengan, rasa panas, mual, muntah, dan berkeringat.

"Pertolongan pertama yang dapat dilakukan oleh awam adalah dengan mengistirahatkan orang tersebut, melonggarkan pakaian yang mengikat, dan yang paling penting adalah segera membawanya ke rumah sakit," jelas Doni.

Setiap tahun jutaan orang meninggal dunia karena tidak mendapat bantuan medis secepatnya. Jangan merasa malu jika ternyata pasien yang sudah dibawa ke rumah sakit bukan menderita serangan jantung. Meski tidak yakin dengan gejala penyakitnya, mencari bantuan medis adalah tindakan paling bijaksana.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.