Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Sabtu, 22 Agustus 2020, sudah terjadi pembacokan di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo. Hal tersebut ditengarai karena adanya kesalah-pahaman yg berujung pembacokan.
Hal ini bermula, korban yg bernama Atlawi sedang magalami sakit, yaitu sering batuk-batuk. Tetapi nahas, sakit yg di alami oleh Atlawi ini justru menimbulkan kesalah-pahaman. Batuk yg diidapnya dianggap sebagai tantangan kepada pelaku.
Sebelumnya, keduanya diketahui memiliki rekam jejak pertengkaran antar keluarga, sejak 5 tahun yg lalu. Sumber masalahnya adalah persoalan ketersinggungan & sentimen diantara mereka.
Pelaku yg salah mengartikan itu, dihampiri oleh korban, "dak lek, saya tidak menantang lek", tegur korban. Namun, akhirnya pelaku tetap beranggapan bahwa Atlawi ini menantang pelaku untuk mengadu kekuatan, dengan lek nya lama kelamaan pun si Atlawi itu meminta maaf kepada lek nya namun lek Atlawi itu tetap tidak terima dengan batuk-batuk yg menurut lek nya itu adalah menantang, sehingga lek tersebut mengambil clurit untuk di bacokan kepada saudara Atlawi ini, sehingga terjadilah ke kacauwan.
Setelah ditegur, korban hendak beranjak untuk mandi, & disaat yg sama pelaku datang dengan sebilah celurit yg digenggamnya. Dan terjadilah adu mulut, yg dibarengi dengan ayunan celurit oleh pelaku kearah punggung sebelah kiri korban. Akibat dari serangan tersebut, korban terjatuh & tak sadarkan diri. Kemudian korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
Sementara itu, pelaku diamankan oleh pihak berwajib untuk dimintai keterangan & pertanggung jawaban hukum akibat dari perbuatannya. Meskipun, sebenarnya pelaku & korban bukanlah orang jauh, melainkan masih dalam satu garis keluarga.
Semoga kasus yg di alami dengan Atlawi & pak leknya semoga cepet terselesaikan.
Dan ini adalah suatu pembelajaran bagi semuanya, Agar tidak ada permasalahan lagi Yang seperti ini.
Dan kita sebagai manusia harus hati hati dalam menjalani hidup supaya kita hidup bahagia & tenang.
(bakir uye) Hari ini 10:48
Hal ini bermula, korban yg bernama Atlawi sedang magalami sakit, yaitu sering batuk-batuk. Tetapi nahas, sakit yg di alami oleh Atlawi ini justru menimbulkan kesalah-pahaman. Batuk yg diidapnya dianggap sebagai tantangan kepada pelaku.
Sebelumnya, keduanya diketahui memiliki rekam jejak pertengkaran antar keluarga, sejak 5 tahun yg lalu. Sumber masalahnya adalah persoalan ketersinggungan & sentimen diantara mereka.
Pelaku yg salah mengartikan itu, dihampiri oleh korban, "dak lek, saya tidak menantang lek", tegur korban. Namun, akhirnya pelaku tetap beranggapan bahwa Atlawi ini menantang pelaku untuk mengadu kekuatan, dengan lek nya lama kelamaan pun si Atlawi itu meminta maaf kepada lek nya namun lek Atlawi itu tetap tidak terima dengan batuk-batuk yg menurut lek nya itu adalah menantang, sehingga lek tersebut mengambil clurit untuk di bacokan kepada saudara Atlawi ini, sehingga terjadilah ke kacauwan.
Setelah ditegur, korban hendak beranjak untuk mandi, & disaat yg sama pelaku datang dengan sebilah celurit yg digenggamnya. Dan terjadilah adu mulut, yg dibarengi dengan ayunan celurit oleh pelaku kearah punggung sebelah kiri korban. Akibat dari serangan tersebut, korban terjatuh & tak sadarkan diri. Kemudian korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
Sementara itu, pelaku diamankan oleh pihak berwajib untuk dimintai keterangan & pertanggung jawaban hukum akibat dari perbuatannya. Meskipun, sebenarnya pelaku & korban bukanlah orang jauh, melainkan masih dalam satu garis keluarga.
Semoga kasus yg di alami dengan Atlawi & pak leknya semoga cepet terselesaikan.
Dan ini adalah suatu pembelajaran bagi semuanya, Agar tidak ada permasalahan lagi Yang seperti ini.
Dan kita sebagai manusia harus hati hati dalam menjalani hidup supaya kita hidup bahagia & tenang.