• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

"Batu Keramat" Hentikan Pembangunan Tol

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Tiga onggok batu besar menghentikan pembangunan jalan tol Gempol-Pandaan di Pasuruan, Jawa Timur. Ketiganya mumbul di bekas area persawahan di lokasi pembangunan di Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
94DEc.jpg
Karena memiliki bentuk unik, tiga batu itu diberi nama oleh warga setempat. Yang bentuknya mirip kursi disebut "batu kursi". Yang atasnya rata, dianggap mirip sajadah, disebut "batu sholatan". Adapun yang terakhir, disebut "batu bedug" karena bentuknya bulat.

Tak ayal, kabar mistis soal "batu keramat" pun meruap. Buntutnya, ratusan warga ramai-ramai mendatangi lokasi temuan batu "Gunung Sholatan". Sebagian warga meyakini tiga batu itu bertuah. Ada yang berteori lokasi itu adalah bekas tempat salat para wali nan keramat. Bahkan, merebak juga cerita tentang seorang anak yang pingsan di kawasan itu dan baru sembuh setelah diobati paranormal.
"Ada batu di tengah jalan, nggak bisa minggir, berdekatan dengan Sholatan," kata salah satu warga, Sarmun, kepada tvOne.
Entah mengapa--belum dijelaskan secara ilmiah--usaha para pekerja jalan tol memindahkan atau menghancurkan batu-batu itu tak juga menemui hasil. Alih-alih batu yang hancur, justru alat berat seperti eskavator dan buldoser yang rusak.

"Nggak tahu masalahnya, alat berat itu nggak bisa dipakai," tambah Sarmun, yang percaya Batu Sholatan itu mahagaib dan tak bakal bisa dipindahkan.
 
perlu panggil pawang utk mediasi dlu dengan penunggu batunya
 
waaahhh butuh tukang batu itu.. biar bisa di lanjutin pembangunannya..
 
percaya ngak percaya...tergantung kita menyikapinya.....
 
harusnya ada mediasi dari yang ngebagun jalan tol sama penunggu batunya
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.