• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Basuki Ingin Robohkan Bangunan Liar di Pinggir Rel

galau adv

IndoForum Beginner A
No. Urut
281582
Sejak
25 Jun 2013
Pesan
1.172
Nilai reaksi
24
Poin
38
y4mzw.jpg
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengadakan pembicaraan dengan PT KAI untuk bekerja sama mensterilkan pinggiran rel dari bagunan liar.

Bila nantinya telah disterilkan, kata Basuki, PT KAI telah berencana membangun pagar tembok di sepanjang pinggiran rel. Basuki menjelaskan, pembangunan pagar beton ditujukan agar para pemukim liar tidak membangun kembali bagunan liar di lokasi yang sama.

"Jadi kita mau robohkan secara bertahap, nanti PT KAI yang bantu bangun temboknya. Karena kalau tidak, mereka akan balik lagi," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Jumat (16/5/2014).

Menurut Basuki, para penghuni bangunan liar pinggir rel yang memiliki KTP Jakarta, nantinya akan dipindah ke rumah susun. Sementara bagi yang tidak, akan segera dipulangkan ke daerah asalnya.

"Kalau bukan orang DKI akan kita usir saja biar pulang ke kampungnya. Kita sudah pernah melakukan dan mereka pulang kampung," ucap pria yang akrab disapa Ahok itu.

Terdapat sejumlah lokasi pinggiran rel di Jakarta yang diduduki oleh bangunan-bangunan liar, seperti di Pejompongan, Senen, dan Lenteng Agung. Di lokasi tersebut, bangunan-bangunan liarnya tidak hanya digunakan untuk tempat tinggal, tetapi juga untuk kegiatan usaha.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.