cleric_preston
IndoForum Beginner E
- No. Urut
- 12309
- Sejak
- 4 Mar 2007
- Pesan
- 430
- Nilai reaksi
- 28
- Poin
- 28
Wakidjan begitu terpesonanya dengan permainan piano Nadine.
Sambil bertepuk tangan, ia berteriak, “Not a play! Not a play!”
Nadine bengong. “Not a play?”
“Yes… Not a play… Bukan main.”
Tukidjo yang menemani Wakidjan terperangah.
“Bukan main itu bukan not a play, Djan.”
“Your granny (Mbahmu). Humanly I have check my dictionary kok. (Orang saya sudah periksa di kamus kok)”
Lalu berpaling ke Nadine. “Lady, let’s corner (Mojok yuk). But don’t think that are nots (Jangan berpikir yang bukan-bukan). I just want a meal together.”
“Ngaco kamu, Djan,” Tukidjo tambah gemes.
“Don’t be surplus (Jangan berlebihan), Djo. Be wrong a little is OK toch?”
Nadine cuman senyum kecil. “I would love to, but …”
“Sorry if my friend make you not delicious (Maaf kalau teman saya bikin kamu j jadi nggak enak)”, sambut Wakidjan ramah, “Different river, maybe (Lain kali barangkali). I will not be various kok (Saya nggak akan macam-macam kok).”
Setelah Nadine pergi, Wakidjan menatap Tukidjo dengan sebal. “Disturbing aja sih, Djo. Does the language belong to your ancestor (Emang itu bahasa punya moyang lu)?”
Tukidjo cari kalimat penutup. “Just itchy Djan, because you speak English as delicious as your belly button.” (Gatel aja, Djan, soalnya kamu ngomong Inggris seenak udelmu dewe).
Wakidjan cuman bisa merutuk dalam hati, “His name is also effort.” (Namanya juga usaha)
==========================
tambahin dikit lagi deh...
Dari stasiun ke Terminal Bus
Sepasang muda-mudi sedang mencoba mencari tempat yang sepi untuk saling bercumbu, di mana-mana selalu saja ada orang didapatinya.
Akhirnya, si pemuda menemukan ide dan membawa pacarnya ke stasiun kereta api.
Berdiri di samping pintu seakan-akan sedang melepas kepergian pacarnya. Dia menciumnya dengan mesra.
Setelah pasangan itu mengulangi percobaannya empat, lima kali di jalur yang berbeda, seorang portir yang simpatik mendekati pemuda itu dan berbisik, " Kenapa kau tidak bawa dia ke terminal bus. Di sana bus berangkat tiga menit sekali."
REPOST ya.....?? Maaf ya gan...
Sambil bertepuk tangan, ia berteriak, “Not a play! Not a play!”
Nadine bengong. “Not a play?”
“Yes… Not a play… Bukan main.”
Tukidjo yang menemani Wakidjan terperangah.
“Bukan main itu bukan not a play, Djan.”
“Your granny (Mbahmu). Humanly I have check my dictionary kok. (Orang saya sudah periksa di kamus kok)”
Lalu berpaling ke Nadine. “Lady, let’s corner (Mojok yuk). But don’t think that are nots (Jangan berpikir yang bukan-bukan). I just want a meal together.”
“Ngaco kamu, Djan,” Tukidjo tambah gemes.
“Don’t be surplus (Jangan berlebihan), Djo. Be wrong a little is OK toch?”
Nadine cuman senyum kecil. “I would love to, but …”
“Sorry if my friend make you not delicious (Maaf kalau teman saya bikin kamu j jadi nggak enak)”, sambut Wakidjan ramah, “Different river, maybe (Lain kali barangkali). I will not be various kok (Saya nggak akan macam-macam kok).”
Setelah Nadine pergi, Wakidjan menatap Tukidjo dengan sebal. “Disturbing aja sih, Djo. Does the language belong to your ancestor (Emang itu bahasa punya moyang lu)?”
Tukidjo cari kalimat penutup. “Just itchy Djan, because you speak English as delicious as your belly button.” (Gatel aja, Djan, soalnya kamu ngomong Inggris seenak udelmu dewe).
Wakidjan cuman bisa merutuk dalam hati, “His name is also effort.” (Namanya juga usaha)
==========================
tambahin dikit lagi deh...
Dari stasiun ke Terminal Bus
Sepasang muda-mudi sedang mencoba mencari tempat yang sepi untuk saling bercumbu, di mana-mana selalu saja ada orang didapatinya.
Akhirnya, si pemuda menemukan ide dan membawa pacarnya ke stasiun kereta api.
Berdiri di samping pintu seakan-akan sedang melepas kepergian pacarnya. Dia menciumnya dengan mesra.
Setelah pasangan itu mengulangi percobaannya empat, lima kali di jalur yang berbeda, seorang portir yang simpatik mendekati pemuda itu dan berbisik, " Kenapa kau tidak bawa dia ke terminal bus. Di sana bus berangkat tiga menit sekali."
REPOST ya.....?? Maaf ya gan...