Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Awal Tahun 2020 banyak negara yg dikejutkan dengan adanya virus corona yg kita sebut COVID-19. Seperti kita tahu awal penyakit ini datang dari negara akbar tidak lain adalah China. Hampir semua negara terkena imbasnya & salah satunya negeri kita tersayang Indonesia.
Akibat akibat virus ini berbagai negara menerapkan lockdown atau isolasi mandilu. Tidak terasa hampir setahun virus ini sudah meneror negara kita, yg mau tidak mau kita harus menerapkan protokol kesehatan secara rutin. Salah satu protokol kesehatan yaitu PSBB singkatan dari Pembatasan Sosial Berskala Besar yg melarang masyarakat tersebut untuk berkerumun/bergerombol.
Baru-baru ini PSBB kembali diperlakukan tanggal 11 - 25 januari 2021 untuk Jawa - Bali. Tentu saja hal ini menciptakan kegiatan masyarakat jadi terbatas, & salah satu kegiatan yg terkena imbasnya adalah berdagang.
Seperti salah satu cuplikan video ini :
Dari video tersebut memang pemerintah membatasi aktivitas berdagang hingga dengan jam 19.00 atau jam 20.00 untuk batas pengantaran kalau ada pemesanan.
Jujur saja setelah ane melihat video ini ucapan yg dilontarkan pemilik warung cukup to the point" Bapak Dapat Gaji..Dapat Tunjangan.. Saya Dapat Apa!!?? ".
Di lain sisi ane patuh dengan aturan pemerintah yg berlaku tetapi disisi lainnya ane juga terenyuh. Banyak pedagang-pedagang kecil & masyarakat kecil lainnya diluar sana sedang berjuang mencari nafkah demi anak istri, & akibat PSBB massal ini banyak yg berkurang penghasilannya atau lebih parah lagi mengalami PHK dari perusahaan karena mengalami kerugian.
Sedang yg ikut pemerintah, ane pikir tidak ikut terkena imbasnya karena mereka digaji & dapat tunjangan. Belum lagi pemberitaan yg akan menaikkan gaji PNS di tengah pandemi ini dengan alasan menaikkan daya beli masyarakat, entah ane tidak tahu pastinya benar atau tidak karena ane bukan pakar ekonomi
.
Seharusnya pemerintah juga ikut terjun meninjau khususnya masyarakat bawah atau bermediasi supaya tidak terjadi kesenjangan lebih lanjut. Apalagi bantuan yg disalurkan untuk masyarakat pernah dikorupsi oleh salah satu menteri yg menciptakan hal ini mengurangi rasa kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Sekian thread sederhana dari saya, semoga pemerintah lebih sadar & lebih dekat lagi dengan masyarakat kecil, jangan hingga "Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia" menghilang dari Pancasila. Akhir mengatakan sekian, ane ucapkan terima kasih kepada agan-agan yg meluangkan waktu membaca thread ini & maaf mengatakan kalau ada perkataan ane yg menciptakan tersinggung. Terima Kasih
Hidup Indonesia
Hari ini 16:42
Akibat akibat virus ini berbagai negara menerapkan lockdown atau isolasi mandilu. Tidak terasa hampir setahun virus ini sudah meneror negara kita, yg mau tidak mau kita harus menerapkan protokol kesehatan secara rutin. Salah satu protokol kesehatan yaitu PSBB singkatan dari Pembatasan Sosial Berskala Besar yg melarang masyarakat tersebut untuk berkerumun/bergerombol.
Baru-baru ini PSBB kembali diperlakukan tanggal 11 - 25 januari 2021 untuk Jawa - Bali. Tentu saja hal ini menciptakan kegiatan masyarakat jadi terbatas, & salah satu kegiatan yg terkena imbasnya adalah berdagang.
Seperti salah satu cuplikan video ini :
Dari video tersebut memang pemerintah membatasi aktivitas berdagang hingga dengan jam 19.00 atau jam 20.00 untuk batas pengantaran kalau ada pemesanan.
Jujur saja setelah ane melihat video ini ucapan yg dilontarkan pemilik warung cukup to the point" Bapak Dapat Gaji..Dapat Tunjangan.. Saya Dapat Apa!!?? ".
Di lain sisi ane patuh dengan aturan pemerintah yg berlaku tetapi disisi lainnya ane juga terenyuh. Banyak pedagang-pedagang kecil & masyarakat kecil lainnya diluar sana sedang berjuang mencari nafkah demi anak istri, & akibat PSBB massal ini banyak yg berkurang penghasilannya atau lebih parah lagi mengalami PHK dari perusahaan karena mengalami kerugian.
Sedang yg ikut pemerintah, ane pikir tidak ikut terkena imbasnya karena mereka digaji & dapat tunjangan. Belum lagi pemberitaan yg akan menaikkan gaji PNS di tengah pandemi ini dengan alasan menaikkan daya beli masyarakat, entah ane tidak tahu pastinya benar atau tidak karena ane bukan pakar ekonomi
Seharusnya pemerintah juga ikut terjun meninjau khususnya masyarakat bawah atau bermediasi supaya tidak terjadi kesenjangan lebih lanjut. Apalagi bantuan yg disalurkan untuk masyarakat pernah dikorupsi oleh salah satu menteri yg menciptakan hal ini mengurangi rasa kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Sekian thread sederhana dari saya, semoga pemerintah lebih sadar & lebih dekat lagi dengan masyarakat kecil, jangan hingga "Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia" menghilang dari Pancasila. Akhir mengatakan sekian, ane ucapkan terima kasih kepada agan-agan yg meluangkan waktu membaca thread ini & maaf mengatakan kalau ada perkataan ane yg menciptakan tersinggung. Terima Kasih
Hidup Indonesia
Hari ini 16:42