yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Kemiskinan dan beban hidup, membuat pasangan suami isteri, Tugimin dan Jarwati, hanya bisa berpasrah diri menyaksikan anak semata wayanganya digerogoti penyakit kanker. Rahmad Ardiyanto (5), harus hidup dengan kanker hati dan benjolan yang ada di organ ginjalnya.
Sambil menunjukan hasil diagnosa dokter, Tugimin menunjukan paru paru anaknya yang terdapat cairan dan ada tiga benjolan di organ ginjal. "Menurut diagnosa dokter, ada tiga benjolan di ginjal sebelah kanan dan terdapat cairan di paru paru anak saya," kata Tugimin.
Kedua orangtua Rahmad mengaku shock mengetahui diagnosa dokter tersebut. Di rumahnya yang hanya bertembok bambu di Dusun Karanggayam, Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu Sukoharjo, Tugimin kebingungan mencari danang untuk mengobati penyakit anaknya tersebut.
"Tabungan saya dan isteri saya sudah ludes, kira kira 5 jutaan mas. Tabungan itu sewaktu isteri saya bekerja sebagai penjual jamu di Bandung, dan sekarang sudah habis," katanya.
Tugimin dan Jarwati pasrah saat dokter menyarankan Rahmad harus di bawa ke RSCM Jakarta atau RS.Dr Sutomo di Surabaya. Tugimin hanya bisa memijit kaki Rahmad saat putera kesayangannya ini mengeluh sakit.
Di rumah yang masih berlantai tanah tersebut, Tugimin dan Jarwati masih berharap ada keajaiban, sehingga anaknya bisa pulih. Mereka berharap Rahmad dapat kembali bersekolah dan bermain dengan teman-teman sebayanya..
Sambil menunjukan hasil diagnosa dokter, Tugimin menunjukan paru paru anaknya yang terdapat cairan dan ada tiga benjolan di organ ginjal. "Menurut diagnosa dokter, ada tiga benjolan di ginjal sebelah kanan dan terdapat cairan di paru paru anak saya," kata Tugimin.
Kedua orangtua Rahmad mengaku shock mengetahui diagnosa dokter tersebut. Di rumahnya yang hanya bertembok bambu di Dusun Karanggayam, Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu Sukoharjo, Tugimin kebingungan mencari danang untuk mengobati penyakit anaknya tersebut.
"Tabungan saya dan isteri saya sudah ludes, kira kira 5 jutaan mas. Tabungan itu sewaktu isteri saya bekerja sebagai penjual jamu di Bandung, dan sekarang sudah habis," katanya.
Tugimin dan Jarwati pasrah saat dokter menyarankan Rahmad harus di bawa ke RSCM Jakarta atau RS.Dr Sutomo di Surabaya. Tugimin hanya bisa memijit kaki Rahmad saat putera kesayangannya ini mengeluh sakit.
Di rumah yang masih berlantai tanah tersebut, Tugimin dan Jarwati masih berharap ada keajaiban, sehingga anaknya bisa pulih. Mereka berharap Rahmad dapat kembali bersekolah dan bermain dengan teman-teman sebayanya..