Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Dulu saya pernah membaca cerita mengenai sebuah kebaikan yg dilakukan seorang tukang becak. Sebut saja pak Arif.
Sebagai seorang tukang becak yg untuk makan saja tak menentu jelas pak Arif tak mungkin untuk bersedekah, pak Arif sadar betul akan hal tersebut namun itu tak menggoyahkan keharapan mulia nya untuk membangu orang lain.
Akhirnya dia memilih mengerjakan hal yg dia dapat yakni sedekah jasa. Setiap hari jumat dia akan menggratiskan siapapun yg menaiki becaknya. Kebaikan itu dia lakukan tanpa henti setiap minggunya.
Di Suatu hari jumat ada seorang lengusaha bernama pak Marji yg tengah kesulitan. Mobil yg dia tumpangi mogok di tengah jalan.
"Din, dapat dibenerin enggak?" Tanyanya kepada supirnya
"Waduh, bakalan lama pak"
Pak Marji pun melihat ke sebalerang jalan dimana ada sekumpulan becak yg tengah mangkal. Salah satunya adalah pak Arif.
"Yaudah din, saya naik becak aja"
Dia pun menyebrang jalan & secara kebetulan becak pak Arif lah yg dia pilih. Mereka pun melaju & begitu hingga tujuan pak Marji memberi 50 ribu & tak perlu kembalian namun pak Arif menolak & bilang kalau dia sudah bersumpah menggratiskan siapapun yg menaiki becaknya di hari jumat untuk bersedekah.
Pak Marji pun tertegun. Dipanggilnya lagi becak tersebut & kali ini diberikan satu juta. Pak Marji mengira bila jumlahnya akbar siapapun pasti akan ambil namun pak Arif tetap menolak.
Disitu pak Marji tertegun. Dirinya yg hidup serba berlebih saja tak pernah terpikir untuk bersedekah sedangakan tukang becak yg untuk makan pun susah masih mencoba bersedekah dengan caranya sendiri.
Pak Marji merenung lama sekali & tersenyum kemudian.
Bulan ramadhan pun tiba & hari idul fitri datang dengan cepat. Pak Marji bergegas pergi ke pangkalan becak tempat pak Arif memarkirkan becaknya.
"Mau kemana pak?"
"Bawa saja saya ke rumah bapak"
Pak arif merasa heran dengan permintaan tersebut namun tetap menjalankan becaknya. Hari idul fitri yg kebetulan jatuh di hari jumat itupun jadi hari keberkahan bagi oak Marji.
Begitu melihat kondisi rumah pak Arif pak Marji semakin tertegun. Rumahnya tampak tua dengan genteng yg bocor di banyak tempat. Pak Marji kemudian membayar pak Arif seratus juta. Meski terkejut pak Arif tetap menolak karna sudah bersumpah menggratiskan semua penumpangnya di hari jumat.
"Sungguh pak Arif sangat dermawan. Meski hidup kekurangan bapak masih berniat untuk bersedekah. Bapak sudah menyadarkan saya karnanya. Sebagai hadiahnya bagaimana kalau bapak sekeluarga saya berangkatkan haji? Anggaplah sedekah dari saya"
Kebaikan kecil yg cuma berupa sedekah hasa tersebut menciptakan pak Arif sekeluarga berangkat ke tanah suci. Tak cukup samapi disana mereka begitu kagum rumah mereka yg bobrok sudah direnovasi oleh pak Marji jadi rumah yg layak huni.
Sesungguhnya kebaikan memang dapat dilakukan dengan cara apapun. Tak perlu ragu untuk mengerjakan kebaikan karna tuhan pasti membalasnya denga balasan yg berkali kali lipat. Semoga kita dapat belajar dari kisah ini & jadi pribadi yg lebih baik lagi.
Spoiler for cendol:
Hari ini 11:58