• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Bajak Laut Serang Kapal Minyak Arab Saudi

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
Selasa, 18 November 2008 | 01:14 WIB

DUBAI, SENIN - Bajak laut menyerang dan menguasai kapal minyak Arab Saudi berukuran besar, Sirius Star, di lepas pantai Afrika timur. Demikian kata seorang jurubicara Armada V Angkatan Laut AS.

"Kapal itu berada dalam kendali perompak," kata jurubicara tersebut setelah sebuah pernyataan mengatakan bahwa tanker milik Saudi Aramco itu diserang di lokasi lebih dari 450 mil laut sebelah tenggara Mombasa, Kenya.

Kapal itu membawa 25 orang awak yang berasal dari Kroasia, Inggris, Filipina, Polandia, dan Arab Saudi. Kapal berbobot 318.000 ton itu, yang diluncurkan sebelumnya tahun ini dioperasikan oleh Vela International.

Armada V Angkatan Laut AS mengatakan, kapal Sirius Star dibawa ke sarang bajak laut di daerah Eyl di Somalia utara pada Senin (17/11). Perairan di lepas pantai Somalia merupakan tempat paling rawan pembajakan di dunia.

Biro Maritim Internasional melaporkan sedikitnya 83 kapal diserang perompak di lepas pantai Somalia sejak Januari dengan 33 di antaranya dibajak. Sebanyak 24 serangan terjadi di kawasan itu antara April dan Juni tahun ini. Dari jumlah itu, 12 kapal dan lebih dari 200 orang awak masih ditahan oleh perompak.

Kapal barang Ukraina yang mengangkut senjata, MV Faina, yang dibajak pada 25 September, dengan muatan yang mencakup 33 tank tempur dan persenjataan berat, menarik perhatian internasional mengenai ancaman pembajakan di kawasan perairan Tanduk Afrika itu. Kapal-kapal Armada V AS telah mengepungnya selama sebulan untuk memastikan bahwa muatan itu tidak jatuh ke tangan kelompok gerilya yang terkait dengan Al-Qaeda.

Dewan Keamanan PBB telah menyetujui operasi penyerbuan di wilayah perairan Somalia untuk memerangi perompakan, namun kapal-kapal perang yang berpatroli di daerah itu tidak berbuat banyak, menurut Menteri Perikananan Puntland Ahmed Saed Ali Nur. Pemerintah transisi lemah Somalia, yang saat ini menghadapi pemberontakan berdarah, tidak mampu menghentikan aksi perompak yang membajak kapal-kapal dan menuntut uang tebusan bagi pembebasan kapal-kapal itu dan awak mereka. Perompak yang bersenjatakan granat roket dan senapan otomatis, menggunakan kapal-kapal cepat untuk memburu sasaran mereka sejak Somalia dilanda kekerasan setelah penggulingan diktator Mohamed Siad Barre pada 1991.
 
Kayak Onepiece dong, saat ini dunia sedang memasuki era bajak laut...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.