• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Bahaya Tas Plastik Buat Hutan Indonesia

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. boy12
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

boy12

IndoForum Beginner E
No. Urut
171797
Sejak
8 Mei 2012
Pesan
464
Nilai reaksi
0
Poin
16
Tas plastik yang kita dapatkan sehari-hari dari pasar, warung, atau supermarket ternyata bisa berujung panjang, bahkan membahayakan kelestarian hutan kita. Lewat video Plastik Tak Asyik, kita sudah mengetahui bagaimana plastik bisa berakhir di laut dan mengancam hidup hewan serta ekosistem laut.

Ternyata selain berbahaya bagi hewan-hewan laut, plastik juga bisa berbahaya untuk ekosistem hutan. Menurut Earth Hour Indonesia dan situs berita lingkungan Mongabay Indonesia, dampak sampah plastik selain mengotori hutan, juga merusak siklus pertukaran udara dalam tanah.

Racun-racun dari partikel plastik yang masuk dalam tanah juga akan membunuh hewan-hewan pengurai di dalam tanah seperti cacing. Siklus air juga jadi terganggu jika banyak sampah plastik di tanah. Akibatnya air tidak dapat terserap meski banyak pohon di hutan.

Produksi plastik juga membutuhkan minyak bumi, setiap tahunnya sekitar 2 juta liter minyak bumi tak terbaharui untuk memproduksi kantung plastik.

Sebagian minyak bumi ini diambil dari pertambangan di tengah hutan. Artinya, kita harus membuka hutan untuk mengambil minyak bumi yang kemudian kita gunakan untuk membuat kantung plastik. Belum lagi jika kita menghitung gas rumah kaca yang dihasilkan saat produksi kantung plastik.

Kegiatan daur ulang membutuhkan proses panjang dan harganya pun tak murah, sehingga belum maksimal untuk mengurangi bahaya kantung plastik. Cara paling efektif untuk mengurangi dampak kantung plastik pada hutan atau lautan kita adalah dengan mengurangi penggunaannya.

Hal termudah yang bisa kita lakukan adalah dengan menolak kantung plastik saat ditawarkan di tempat kita biasa mendapatkannya saat belanja.

Apakah Anda sudah menolak kantung plastik saat belanja? Apa yang bisa membuat Anda lepas dari kantung plastik? Kami ingin mendengar jawaban Anda lewat polling dan forum komentar di bawah ini.

 
Masih banyak yang beredar kantung plastiknya di seputaran saya sob. Karena kantung yang bisa daur ulang harganya masih mahal.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.