• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Bagi Hakim Setyabudi, Sunah Rasul=Jamuan Seks?

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
idLKe.jpg

^

Tak hanya diduga menerima suap, hakim Setyabudi Tejocahyono diduga juga menerima gratifikasi seks. Dugaan itu terungkap dari pemeriksaan terhadap pengusaha Toto Hutagalung, tersangka penyuapan terhadap Setyabudhi. »Ya, memang seperti itu keterangan yang dia sampaikan,” ujar Johnson Panjaitan, pengacara Toto, saat dihubungi Selasa 16 April 2013 kemarin.

Sumber Tempo di KPK mengatakan, Setyabudi disebut-sebut meminta »jatah” layanin tersebut pada setiap Kamis atau Jumat. Dalam penjelasan kepada penyidik, menurut sumber itu, tidak diperoleh alasan hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung memilih layanin itu pada Kamis atau Jumat.

Johnson mengatakan, sepengetahuan dia dari kliennya, Setyabudi selalu meminta disediakan layanin itu setiap Jumat. "Istilahnya itu sunah rasul," katanya. Meski demikian, Johnson menolak menyebutkan bahwa pemberian dari ketua organisasi masyarakat Gasibu Padjadjaran itu sebagai gratifikasi seks. "Nanti harus ditanya langsung ke Setyabudi," ujar dia.

KPK pada 22 Maret lalu menangkap Setyabudi di ruang kerjanya karena menerima suap Rp 150 juta dari Asep Triana. Asep ditengarai merupakan orang dekat Toto. KPK menduga suap tersebut berkaitan dengan kasus korupsi danang bantuan sosial tahun 2009 dan 2010. Setyabudi adalah ketua majelis hakim kasus itu, dengan anggota hakim Ramlan Comel dan Jojo Johari.

Dalam kasus ini, KPK memeriksa rekan kerja Setyabudi. Selain hakim, KPK memeriksa staf di kantor Pemerintah Kota Bandung. »Ada pemeriksaan atas nama Wiwik Widyastuti, hakim Bandung di tingkat pengadilan tinggi,” ujar Johan.

KPK juga memeriksa Yono Sugiyono, sopir dinas Wali Kota Bandung Dada Rosada. Setelah diperiksa sekitar pukul 14.30 WIB, sopir berkepala plontos ini mengatakan dia ditanyai soal kegiatan Dada dan terkait penyaluran danang bantuan sosial Kota Bandung 2009-2010. »Pertanyaan hanya sedikit, kurang dari 20, sekitar bantuan sosial,” kata Yono.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.