jennywijaya
IndoForum Newbie A
- No. Urut
- 288379
- Sejak
- 10 Nov 2020
- Pesan
- 318
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 18
Obat kumur adalah salah satu benda yang wajib ada di kamar mandi. Selain untuk menjaga agar tidak bau mulut, mouthwash mampu membantu mengatasi berbagai keluhan seperti plak dan sariawan, hingga mencegah gigi berlubang.
Sebaiknya, pilih berdasarkan kebutuhan dan keluhan yang kamu hadapi. Setiap masalah mulut, tentu ada pencetus yang berbeda. Tentu, kandungan untuk mengatasinya pun juga berbeda-beda. Untuk itu, inilah kiat memilih produk yang cocok dengan keperluan kamu.
Pilih bahan antiseptik untuk bau mulut dan masalah gusi
Obat kumur antiseptik bekerja mengurangi risiko infeksi bakteri, jamur, dan mikroorganisme lainnya. Bila kamu memiliki masalah gusi, berkumur dengan produk mouthwash yang mengandung chlorhexidine cocok untuk mengatasi radang gusi. Selain itu, menurut American Dental Association, chlorhexidine mampu mengatasi bakteri yang menimbulkan gas penyebab bau mulut. Kandungan chlorhexidine juga terbukti berguna untuk mengurangi rasa sakit pada sariawan. Infeksi pada sariawan pun juga berkurang dengan chlorhexidine. Obat kumur antiseptik juga bisa kamu dapatkan dari kandungan triclosan.
Untuk mengatasi plak, pilih dengan bahan erythritol
Erythritol terbukti mampu mengurangi jumlah plak gigi dan menurunkan keasaman plak penyebab gigi keropos. Kandungan ini juga mampu mengurangi jumlah bakteri penyebab plak. Jadi, risiko karang gigi pun berkurang. Bila kamu ingin mencegah pembentukan plak, kamu juga bisa menggunakan obat kumur dengan bahan fluoride.
Pilih mouthwash yang rendah alkohol
Bila dipakai terus-menerus, kadar alkohol yang tinggi mampu menyebabkan enamel gigi keropos lebih cepat. Selain itu, alkohol juga membuat mulut kamu terasa kering dan panas seperti terbakar. Agar mulut tetap terasa nyaman habis berkumur, kamu bisa memilih obat kumur tanpa alkohol.
Bila sakit gigi, gunakan mouthwash dengan alkohol
Memang, alkohol mampu menimbulkan beberapa keluhan pada mulut. Namun, kandungan alkohol justru cocok bila kamu sedang sakit gigi. Kandungan alkohol pada obat kumur sakit gigi mampu mengurangi infeksi dan membuat gigi mati rasa sesaat sehingga sensasi ngilu pun berkurang.
Sebuah tinjauan terhadap berbagai penelitian mengungkapkan bahwa obat kumur dapat menangani bau mulut. Menurut tinjauan tersebut, kandungan zinc dan chlorine dioxide dapat menetralkan bau yang ada, sedangkan kandungan antibakteri chlorhexidine atau cetylpyridinium diperkirakan dapat membantu mengurangi jumlah bakteri penyebab bau mulut.
Setelah memilih obat kumur yang tepat, Anda akan mendapatkan banyak manfaat lain dari produk obat kumur seperti ini.
- Obat kumur dapat membantu mencegah penimbunan plak pada gigi.
- Obat kumur yang mengandung fluoride berperan membantu mengurangi risiko gigi berlubang akibat bakteri dan zat asam, serta menjadikan gigi lebih kuat.
- Obat kumur tertentu juga dapat digunakan pasca operasi atau setelah pencabutan gigi.
- Beberapa jenis obat kumur yang diresepkan dapat digunakan untuk menangani penyakit mulut yang dapat diakibatkan terapi radiasi ataupun kemoterapi.
- Pastikan obat kumur tersebut telah terdaftar pada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
- Biasanya obat kumur digunakan sekali sehari sebelum tidur atau setelah menggosok gigi, atau sesuai petunjuk dokter. Untuk mendapatkan efek terbaik, sebaiknya gunakan di waktu yang sama.
- Umumnya terdapat gelas takar seukuran kurang lebih 10 mm atau setara 2 sendok teh penuh yang dapat digunakan sekali pakai. Sebaiknya hindari menggunakan lebih dari takaran ini kecuali direkomendasikan dokter.
- Gunakan untuk berkumur selama kurang lebih satu menit. Kemudian keluarkan dari mulut. Kecuali direkomendasikan dokter, hindari sekali-sekali menelan obat ini. Oleh karenanya, selalu dampingi saat anak-anak ketika mereka menggunakan obat kumur.
- Untuk mendapatkan hasil maksimal, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan ataupun berkumur dengan cairan lain setidaknya selama 30 menit setelah menggunakan obat kumur.
- Kumurlah setelah gosok gigi dan sebelum menggunakan obat kumur karena kandungan tertentu pada pasta gigi dapat menghambat kerja chlorhexidine dalam obat kumur.