• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Bagaimana Cara Astronot Buang Air?

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
170462_tangan-astronot-seakan-menyentuh-matahari_663_382.jpg

Hidup dalam misi luar angkasa selama ratusan hari dengan gravitasi nol tentu jauh berbeda dengan kehidupan di Bumi sehari-hari, di mana berlaku hukum gravitasi.

Di ruang angkasa, semua aktivitas harus dilakukan dengan cermat dan teliti, mempertimbangkan tidak adanya gaya gravitasi.

Termasuk aktivitas buang air. Badan antariksa Amerika Serikat (NASA), melalui mantan komandan Internastional Space Station (ISS), Suni Williams, NASA memperlihatkan bagaimana astronot buang air di pesawat ruang angkasa.

Seperti toilet pada umumnya, dilansir Dailymail, 22 Maret 2013, tempat khusus berupa toilet duduk. Toilet terdiri dari dua bagian. Toilet dengan kode nomor satu untuk buang air besar, yang berukuran lebih kecil dari toilet sejenis pada umumnya. Dan, toilet nomor dua, berupa selang pipa untuk buang air kecil.

"Anda lihat, toilet nomor satu cukup kecil. Anda harus tepat membidiknya. Lalu, bersiap untuk melepaskannya ke arah yang benar," jelas Suni Williams, yang adalah seorang pilot uji coba Angkatan Laut AS. Dia menghabiskan 322 hari waktunya di luar angkasa.

Nah, jangan dikira buang air di ruang angkasa tidak berbau seperti di Bumi. "Ini ada baunya sedikit, jadi lebih baik saja tutup saja," ujarnya sambil menutup lubang hidung.

Terdapat juga pilihan kertas toilet, bagi astronot yang lebih nyaman dengan alat ini. Biasanya opsi ini lebih disukai oleh kosmonot Rusia.

Namun, stasiun ruang angkasa senilai 12,5 juta poundsterling (setara Rp121,66 triliun) ini juga menyediakan sarung tangan, popok dan tisu disinfektan. Ini digunakan dalam hal di luar kendali, misalnya tiba-tiba buang air kecil maupun besar.

Meski semua komponen berteknologi tinggi di ISS didesain agar berjalan lancar, toilet stasiun luar angkasa ini bukannya tidak pernah rusak. Pada 2009, salah satu pompa di kamar mandi utama meluber.

Astronot pun dipaksa untuk mengenakan kacamata, sarung tangan dan masker. Para awak ini kemudian bekerja semalaman memperbaiki saluran tersebut, tapi gagal dan harus menunggu suku cadang yang dikirim dari Bumi.

Mau tur bersama Suni Williams selama 8 menit? Dia akan menunjukkan dapur, kamar tidur, dan kakus di ISS. Berikut ini videonya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.