Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Beberapa waktu yg lalu jagad Maya dihebohkan oleh chat seseakun yg isinya bikin gemes netizen, khususnya para jones, karena chat itu berisi gombalan bucin anak anak milenial.
Jumpa lagi dengan ane Mayya Rossa, penyaji trit inspiratif & informatif.
Aplikasi perpesanan atau chatting sudah jadi hal yg lumrah di era milenial ini. Ada banyak aplikasi yg dapat dipakai, & yg paling familiar adalah Wa. Nah, seperti apa chat seru antara adik-adik SD/SMP yg bikin gemes netijen ini? Yuk kita simak bareng!
Eits, buat para jones, kuatkan jiwa raga kalian sebelum menyimak thread ini ya?!
Ane perdana kali lihat chat ini dari time line Facebook, salah satu temen FB ane share chat tersebut. Setelah ane baca, ane langsung ngakak. Mau tahu isinya, GanSist? Cekidot!
Kirain chat suami istri, taunya chat nak esdeh
Jomlo jangan pingsan yak
Setelah itu, ane penasaran. Ane bukalah akun FB tuh bocah. Duh Gusti, itu akun Facebook isinya bikin ngukuk semua, Gan. Pertama ane pikir itu chat antara suami istri, ternyata chat anak SD! Apa pasal? Mereka saling sapa & menamai kontak di hape masing-masing Ayah & Bunda, lengkap dengan emoticon lope lope warna merah merekah! Oh my God! Setelah ane scroll, kok jenaka lucu gemes gemes pengen nganu ya.
Hayo, pasti ini buku impian para jomlo kan?
Tak tanggung-tanggung, akun ini banjir like & komen. Dan baca komennya lebih greget daripada baca postingannya! Dari ribuan komen itu, tentu ada komen positif, ada juga yg negatif. Bahkan, ada netijen yg bilang, lama-lama kayak settingan ya.
Cemburu nih yeee
Hemm, memang ada dua kemungkinan sih. Yang pertama, itu asli. Ya, kita tahu sendiri acara televisi sekarang seperti apa. Mau nemuin bucinan model apa pun pasti ada. Dan anak-anak adalah peniru ulung!
Kemungkinan kedua, akun itu dipegang oleh orang dewasa yg bergaya anak-anak. Yah, bukan tak mungkin kan?
Hayo, sapa yg kalo sakit suka minta beliin makanan gini juga?
Nah, mengenai komen di sosmed, pastilah ada komen positif & negatif. Itulah kenapa kita harus bijak dalam mengpakai sosmed. Setiap yg kita unggah ke public, harus siap untuk ditanggapi publik, baik itu berupa pujian maupun cacian. Bukan tak mungkin, karena sudah banyak kasus orang tertekan karena komentar di sosmed ini.
Oke Gansist, sekian trit dari ane. Buat kalian para jones, nggak perlu ngiri ama chat-an Ayah Bunda, ya? Karena sesungguhnya yg menebar rayuan, akan kalah dengan yg berani ngajuin lamaran. Yang suka berkoar-koar, akan kalah sama yg berani kasih mahar. Yang suka ngibul, akan kalah dengan yg berani ijab kabul. Dan yg cuma ngebucin, akan kalah sama yg berani pasangin cincin kimpoi! Dah gitu ajah.
Sumber:
1. Opini pribadi
2. Klik
3.klik
Jogja, 10 Mei 2020
Dari ane, yg ga brenti ketawa baca bucinan di soaial media. Hari ini 10:07