• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

BAB di Kereta Api, Kotorannya ke Mana?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
BAB di Kereta Api, Kotorannya ke Mana?

foto: pinterest

Selamat sore untuk seluruh warga Kaskus yg berbahagia

Kali ini ane mau mengulas tentang kereta api. Ya moda transportasi massa ini sudah pasti sangat familier bagi masyarakat. Banyak dari kita yg mengpakai kereta untuk pergi bekerja.

Tarif kereta yg relatif murah & waktu tempuh singkat jadi sebuah daya tarik. Selain dua hal yg ane sebut di atas, bagi yg peduli dengan kondisi bumi kita, alasan kereta api mengurangi polusi juga banyak diyakini. Dengan naik kereta api kita dapat mengurangi polusi & kemacetan secara bersamaan & tentunya itu sangat baik.

Bagi kalian yg biasa naik kereta api, pernahkah GanSis BAB di sana? Jujur ane belum. Cuma pas tahun 2015 ane pernah nemenin bocah BAB pas naik kereta api dari Jawa Tengah ke Jakarta.

Sempat syok karena ane lihat kotoran langsung keluar dari lubangnya & (sepertinya) jatuh ke rel.

Kebayang pasti ya bagaimana joroknya seperti itu?

Namun, dari artikel yg ane baca di portal berita Kompas.com katanya dari 2010 kereta api sudah ada TRL alias toilet ramah lingkungan.

Kenapa di tahun 2015 itu ane masih mendapati toilet bolong alias non TRL? Apa karena kereta api yg ane naiki kelas ekonomi? Entah kalau itu ane kurang paham.

Masih dari artikel Kompas, dengan adanya TRL kotoran tidak dibuang ke jalur kereta api, tetapi tersimpan di dalam penampungan. Dijelaskan pada penampungan tersebut diberikan mikroba pengurai sehingga saat keluar dari bak, kotoran sudah berbentuk cairan & tidak berbau busuk. Jadi kondusif saat dibuang. Tidak menimbulkan bau yg mengganggu masyarakat.

Konon di dalam penampungan itu diberi mikroba yg per 100gr dapat mengurai kotoran sebanyak sekilo.

Waktu penguraiannya pun tergolong cepat, yaitu 8 jam untuk 1 kg kotoran. Selain waktu mengurai yg terbilang cepat, ketersediaan mikroba tipe itu pun tergolong banyak di pasaran. Jadi dijamin aman.

Semoga saat ini betul-betul sudah semua kelas begitu.

Apakah GanSis di sini ada yg memiliki cerita di kereta?

Tentunya yg berkaitan dengan toilet kereta api, GanSis.

Kalau ada cerita unik, boleh banget diceritakan di sini.

Sampai jumpa di tulisan ane selanjutnya, GanSis, tengkyu.

Opini pribadi dengan referensi tercantum di atas, ya.
Hari ini 19:56
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.