Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Kelaparan sering dianggap sebagai bencana alam terburuk di muka bumi. Efeknya tersebar luas, & kerusakan yg ditimbulkan dapat bertahan selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
Sepanjang sejarah manusia ada banyak sekali bencana kelaparan mengerikan yg merenggut nyawa hingga jutaan manusia.
UNI SOVIET (1932-1933)
Tingkat keparahan bencana kelaparan ini tidak sepenuhnya diketahui hingga runtuhnya Uni Soviet pada 1990-an. Penyebab utama adalah kebijakan kolektivisasi Josef Stalin. Dalam kolektivisasi, petak tanah diubah jadi pertanian kolektif. Jadi tidak ada lagi milik pribadi. Stalin mengambil paksa tanah masyarakat & merusak tambak, panen, & hewan ternak. Perusakan benih & kolektivisasi paksa tanah menyebabkan kelaparan massal di Soviet yg menewaskan sekitar 10 juta orang.
CHINA (1958-1962)
Kelaparan akbar di China disebabkan oleh pemimpin komunis yg berupaya memaksa perubahan pada masyarakat. Sebagai bagian dari doktrin "Lompatan Jauh ke Depan", salah satunya adalah larangan akan kepemilikan tanah pribadi. Rezim komunis mendahulukan produksi besi & baja dibanding pertanian yg akhirnya mengakibatkan jutaan pekerja pertanian dipaksa keluar dari ladang & dikirim ke pabrik menciptakan logam. Pada saat Lompatan Jauh ke Depan berakhir pada 1962, 43 juta orang meninggal karena kelaparan.
RUSIA (1921)
Awal zaman ke-20 adalah masa penuh gejolak bagi Rusia, dimana mereka kehilangan jutaan USD dalam Perang Dunia I & mengalami revolusi kekerasan pada 1917. Sepanjang perang, tentara Bolshevik sering memaksa petani menyerahkan makanan & hasil pertanian. Akibatnya, banyak petani berhenti bercocok tanam. Ini mengakibatkan krisis makanan & ketiadaan bibit unggul. Pada 1921, korban tewas akibat kelaparan di Rusia mencapai 5 juta orang.
Hari ini 06:57
Sepanjang sejarah manusia ada banyak sekali bencana kelaparan mengerikan yg merenggut nyawa hingga jutaan manusia.
UNI SOVIET (1932-1933)
Tingkat keparahan bencana kelaparan ini tidak sepenuhnya diketahui hingga runtuhnya Uni Soviet pada 1990-an. Penyebab utama adalah kebijakan kolektivisasi Josef Stalin. Dalam kolektivisasi, petak tanah diubah jadi pertanian kolektif. Jadi tidak ada lagi milik pribadi. Stalin mengambil paksa tanah masyarakat & merusak tambak, panen, & hewan ternak. Perusakan benih & kolektivisasi paksa tanah menyebabkan kelaparan massal di Soviet yg menewaskan sekitar 10 juta orang.
CHINA (1958-1962)
Kelaparan akbar di China disebabkan oleh pemimpin komunis yg berupaya memaksa perubahan pada masyarakat. Sebagai bagian dari doktrin "Lompatan Jauh ke Depan", salah satunya adalah larangan akan kepemilikan tanah pribadi. Rezim komunis mendahulukan produksi besi & baja dibanding pertanian yg akhirnya mengakibatkan jutaan pekerja pertanian dipaksa keluar dari ladang & dikirim ke pabrik menciptakan logam. Pada saat Lompatan Jauh ke Depan berakhir pada 1962, 43 juta orang meninggal karena kelaparan.
RUSIA (1921)
Awal zaman ke-20 adalah masa penuh gejolak bagi Rusia, dimana mereka kehilangan jutaan USD dalam Perang Dunia I & mengalami revolusi kekerasan pada 1917. Sepanjang perang, tentara Bolshevik sering memaksa petani menyerahkan makanan & hasil pertanian. Akibatnya, banyak petani berhenti bercocok tanam. Ini mengakibatkan krisis makanan & ketiadaan bibit unggul. Pada 1921, korban tewas akibat kelaparan di Rusia mencapai 5 juta orang.
Hari ini 06:57