• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ayam dan Bebek

nawainruk

IndoForum Beginner C
No. Urut
13889
Sejak
8 Apr 2007
Pesan
712
Nilai reaksi
34
Poin
28
Sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan di sebuah Taman pada suatu malam musim panas yang indah, seusai makan malam.

Mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan tatkala mereka Mendengar suara di kejauhan: "Kuek! Kuek!"

"Dengar," kata is istri, "Itu pasti suara ayam."
"Bukan, bukan. Itu suara bebek," kata is suami.
"Nggak, aku yakin itu ayam," is istri bersikeras.
"Mustahil. Suara ayam itu 'kukuruyuuuk!', bebek itu 'kuek! Kuek!'
Itu bebek, Sayang," kata is suami dengan disertai gejala-gejala awal Kejengkelan.

"Kuek! Kuek!" terdengar lagi.
"Nah, tuh! Itu suara bebek," kata is suami.
"Bukan, Sayang. Itu ayam. Aku yakin betul," tandas is istri, sembari Menghentakkan kaki.

"Dengar ya! Itu a... DA... Lah... Be... Bek, B-E-B-E-K. Bebek!
Mengerti?" is suami berkata dengan gusar. "Tapi itu ayam," masih saja is istri bersikeras.
"Itu jelas-jelas bue... Bek, kamu... Kamu...."

Terdengar lagi suara, "Kuek! Kuek!" sebelum is suami mengatakan sesuatu Yang sebaiknya tak dikatakannya. Si istri sudah hampir menangis, "Tapi itu ayam...."
Si suami melihat air Mata yang mengambang di pelupuk Mata istrinya, Dan Akhirnya.... Wajahnya melembut Dan katanya dengan mesra, "Maafkan aku, Sayang. Kurasa kamu benar. Itu memang suara ayam kok."
"Terima kasih, Sayang," kata is istri sambil menggenggam tangan Suaminya.
"Kuek! Kuek!" terdengar lagi suara di hutan, mengiringi mereka berjalan Bersama dalam cinta.

Maksud dari cerita bahwa is suami akhirnya sadar adalah: siapa sih yang Peduli itu ayam atau bebek? Yang lebih penting adalah keharmonisan Mereka, yang membuat mereka dapat menikmati kebersamaan pada malam yang Indah itu.

Berapa banyak pernikahan yang hancur hanya gara-gara persoalan sepele?
Berapa banyak perceraian terjadi karena hal-hal "ayam atau bebek"?
Ketika Kita memahami cerita tersebut, Kita akan ingat apa yang menjadi Prioritas Kita.
Pernikahan jauh lebih penting ketimbang mencari siapa yang benar tentang apakah itu ayam atau bebek. Lagi pula, betapa sering Kita merasa yakin, amat sangat mantap, mutlak bahwa Kita benar, namun belakangan ternyata Kita salah? Lho, siapa tahu? Mungkin saja itu adalah ayam yang direkayasa genetik sehingga bersuara seperti bebek!
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.