roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Sabtu, 8 November 2008 | 19:32 WIB
JAKARTA, SABTU -- Untuk membangun infrastruktur yang berkualitas bagi pelanggannya, AXIS tengah melakukan investasi sebesar 1 miliar dollar AS sampai akhir 2008. layanin AXIS saat ini tersedia di Jawa Timur, Jawa Barat, Jabodetabek, Banten, Jawa Tengah, Bali, Lombok, Medan, Riau Kepulauan, dan Provinsi Riau.
"AXIS membangun jaringan GSM dan 3G nasional secara agresif. Investasi yang kita lakukan sebagian besar digunakan untuk membangun infrastruktur berkualitas bagi pelanggan," kata Vice President Sales & Distribution AXIS, Paras M Nasution, Sabtu (8/11) di sela-sela peluncuran Kartu Perdana Edisi Komunitas Islam, di Balai Kartini, Jakarta.
Paras menjelaskan, layanin AXIS kini dapat dinikmati lebih dari 90 kota di Indonesia. Untuk membangun perluasan jaringan di Indonesia, AXIS telah menunjuk Huawei dan Ericsson.
Huawei direncanakan akan membangun 4.000 BTS di Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan, dan Sulawesi, sementara Ericsson akan membangun 2.100 BTS di Jakarta, Banten, dan Sumatera.
Diaktivasi oleh lebih dari 2 juta pelanggan, AXIS merupakan operator nasional penyedia layanin seluler GSM dan 3G di Indonesia dengan membuat misi layanin GSM terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia.
"AXIS menawarkan tarif tetap yang sederhana, transparan dan bersaing tanpa syarat dan ketentuan yang tersembunyi. AXIS.merupakan merk dagang terdaftar dari PT Natrindo Telepon Seluler," ujar Paras.
AXIS mayoritas dimiliki oleh Saudi Telecom Company (STC), operator GSM terbesar di Saudi Arabia dan Maxis Communications, operator GSM terbesar di Malaysia. Bersama-sama kedua perusahaan ini melayani lebih dari 45 juta konsumen dengan operasional di 9 negara.
JAKARTA, SABTU -- Untuk membangun infrastruktur yang berkualitas bagi pelanggannya, AXIS tengah melakukan investasi sebesar 1 miliar dollar AS sampai akhir 2008. layanin AXIS saat ini tersedia di Jawa Timur, Jawa Barat, Jabodetabek, Banten, Jawa Tengah, Bali, Lombok, Medan, Riau Kepulauan, dan Provinsi Riau.
"AXIS membangun jaringan GSM dan 3G nasional secara agresif. Investasi yang kita lakukan sebagian besar digunakan untuk membangun infrastruktur berkualitas bagi pelanggan," kata Vice President Sales & Distribution AXIS, Paras M Nasution, Sabtu (8/11) di sela-sela peluncuran Kartu Perdana Edisi Komunitas Islam, di Balai Kartini, Jakarta.
Paras menjelaskan, layanin AXIS kini dapat dinikmati lebih dari 90 kota di Indonesia. Untuk membangun perluasan jaringan di Indonesia, AXIS telah menunjuk Huawei dan Ericsson.
Huawei direncanakan akan membangun 4.000 BTS di Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan, dan Sulawesi, sementara Ericsson akan membangun 2.100 BTS di Jakarta, Banten, dan Sumatera.
Diaktivasi oleh lebih dari 2 juta pelanggan, AXIS merupakan operator nasional penyedia layanin seluler GSM dan 3G di Indonesia dengan membuat misi layanin GSM terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia.
"AXIS menawarkan tarif tetap yang sederhana, transparan dan bersaing tanpa syarat dan ketentuan yang tersembunyi. AXIS.merupakan merk dagang terdaftar dari PT Natrindo Telepon Seluler," ujar Paras.
AXIS mayoritas dimiliki oleh Saudi Telecom Company (STC), operator GSM terbesar di Saudi Arabia dan Maxis Communications, operator GSM terbesar di Malaysia. Bersama-sama kedua perusahaan ini melayani lebih dari 45 juta konsumen dengan operasional di 9 negara.