• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

[Awas!!] Tas Ransel Berbahaya Bagi Kesehatan

Vans eiger

IndoForum Senior C
No. Urut
69130
Sejak
22 Apr 2009
Pesan
5.332
Nilai reaksi
212
Poin
63
Semua orang pasti mengenal dan gemar mengenakan tas ransel. Selain simpel dan praktis, tas enis ini juga banyak memuat keperluan barang-barang pribadi, mulai dari komputer, buku-buku, hingga pakaian sekalipun.

Tapi untuk saat ini tampaknya pemakaian tas ransel harus dipertimbangkan masak-masak lagi. Terutama jika digunakan untuk tas sekolah anak-anak.

Karena menurut hasil riset yang dilakukan Dr Mary Ellen Franklin, terapis fisik dan fisiologi olahraga dari Medical College of Georgia, menyatakan bahwa nyeri punggung sering dialami anak-anak yang masih dalam pertumbuhan di usia 11-16 tahun.

Untuk mengetahui berapa besar pengaruh tas ransel pada punggung anak, dr Mary melakukan studi kasus pada murid-murid berusia 10-13 tahun.

Hasil penelitiannya, semakin berat beban tas ransel yang berada di punggung si anak, semakin sulit mereka menggerakkan tubuh untuk naik ke alat timbangan. Dan ketika mereka turun dari alat timbangan, ada kecenderungan beban cukup berat bertumpu di bagian punggung mereka.

Kondisi seperti inilah yang mengakibatkan terjadinya cedera pada punggung anak. Karena ketika menggendong tas ransel dengan beban lebih dari 15% berat tubuh si anak, rangka tubuh mereka akan spontan condong ke depan sehingga menekan tulang belakang secara tidak normal.

Posisi tubuh seperti ini akan menyebabkan kepala anak maju atau menunduk. Dan saat anak menegakkan kepalanya ketika berjalan, tulang lehernya akan lebih menegang dan tertekan.

Akibatnya, selain mempengaruhi pertumbuhan tulang belakang, posisi ini lama kelamaan juga menimbulkan rasa nyeri pada leher.

Penggunaan tas ransel dengan beban yang berat juga bisa mengakibatkan skoliosis. Skoliosis adalah cekungan tulang belakang yang abnormal ke arah samping. Ketidaknormalan ini bisa terjadi pada leher, dada, maupun pinggang.

*source*
 
ya iyalah klo tas ransel isinya banyak bikin sakit leher, masa mau di bawain tas gunung.
 
pake kantong kresek lebih bagus keknya brow /gg

@TS

Nice Info Bro gw juga termasuk pengguna tas ransel nih ;))
 
menurut saya kita tidak perlu khawatir pakai tas ransel, juga untuk anak2 atau adik2 kita yang sehari-hari pakai tas ransel ke sekolah, mungkin Tips Berikut bisa dicoba:
-PILIH TAS RANSEL dari Jenis Bahan yang ringan,
-Jangan meletakkan semua barang bawaan ke dalam ransel, bila perlu bagi beban dan bawa dengan Tas Jinjing.
-Perhatikan Anak2 kita dalam menyiapkan buku pelajaran, ajarkan selalu pada mereka untuk membawa buku pelajaran sesuai jadwal pelajaran saja, dan tinggalkan yang lain di rumah.

Semoga Bermanfaat;)
Salam
IndonesiaBisaSehat

kumpulan_informasi_kesehatan_masyarakat_indonesia.jpg
 
@atas

Mungkin begitulah, thx sudah menambahkah brow...

Dan Keep Postin di IndoForum /no1
 
gak usah anak2... kita yang orang dewasa aja kadang2 suka pegel klo pake tas ransel.. ( klo beban berat tentunya ) :)
 
sebenarnya bukan masalah ditasnya, lebih ke masalah berapa beban yg dibawa
 
lebh bagus kalo kesekolah gak bawa apa2...

cuma bawa diri aja...
 
di skul gw ada loker
jadi buku bisa ditinggal
 
Amit...Amit...
Anak Bagong mau post...

@atas
enak yah udah ad loker..../ok
jd gak perlu bawa buku bnyk2 lg.../ok
Bener....makin berat tas ransel yg dibawa....makin mengganggu pertumbuhan badan ank.../ok
Nais info & Keep Posting....... /no1
Grazie...... /thx /thx /thx
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.