Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Menjaga kebersihan gigi dan mulut memang penting. Itulah sebabnya Anda disarankan untuk menyikat gigi minimal 2 kali sehari serta berkumur dengan larutan penyegar. Agar kebersihan dan kesehatan mulut serta gigi Anda menjadi semakin maksimal.
Sayangnya, sebuah penelitian yang dilansir dari dailymail.co.uk mengungkapkan fakta yang mengejutkan. Salah satu bahan pembuat pasta gigi yang disebut dengan sodium lauryl sulfat (SLS) ternyata mampu menyebabkan sariawan. "Sekitar 85% pasta gigi yang beredar di pasaran saat ini mengandung SLS. SLS sendiri bertujuan untuk membantu minyak peppermint agar bercampur dengan bahan kimia lainnya yang menjadi komposisi pembuat pasta gigi," ujar Dr Toby Talbot, ahli gigi di Royal College Of Surgeons.
"Masalahnya, SLS akan membuka celah antara mukosa, sel kulit dalam mulut yang membuat racun atau karsinogenik bisa masuk. Atau SLS bisa membuat mulut Anda menjadi iritas, lecet, dan berakhir dengan sariawan," katanya.
Untuk itulah, Dr Talbot pun menyarankan agar Anda lebih selektif dalam pasta gigi. Pastikan di dalamnya tidak berisi bahan kimia yang justru mampu menganggu kesehatan mulut dan gigi.