• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Awas, Konsumsi Obat Kuat Sebabkan Kemandulan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
OBAT kuat banyak diandalkan orang untuk menambah keperkasaan mereka. Namun, berhati-hatilah menggunakan obat tersebut. Pasalnya, bahaya kemandulan mengintai di balik obat kuat.

Penjualan obat kuat di Jakarta dan kota-kota besar lainnya sudah menjamur. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tidak pernah memberikan persetujuan edar produk dengan kegunaan atau indikasi sebagai obat kuat.

"Namun, ada persetujuan untuk obat yang diindikasikan untuk disfungsi ereksi yang mana penggunaannya harus dengan resep dokter," kata Direktur Standarisasi Obat Tradisional Kosmetik dan Produk Komplen BPOM Hary Wahyu di Gedung BPOM, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2012).

Menurutnya, tidak ada pihak yang menjamin terhadap kebenaran isi kadar dari produk yang disebut sebagai obat kuat.

"Penggunaan obat kuat tanpa diagnosa yang jelas dapat menimbulkan dampak yang tidak diinginkan. Bahan-bahan yang terdapat pada obat kuat, di antaranya sildenafil sitrat dan tadalafil," paparnya.

Lebih lanjut dipaparkan bahwa penggunaan berlebihan pada obat kuat dapat menimbulkan serangan jantung, bahkan bisa menyebabkan kematian.

"Dampaknya tidak langsung terjadi namun berproses. Contoh pada tadalafil di mana dapat menyebabkan kehilangan potensi seks permanen (kemandulan)," jelasnya.

Sedangkan sildenafil sitrat, sambung Hary, dapat menyebabkan nyeri pada dada, jantung berdebar, dan kematian
NGQv3.jpg
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.