• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Awas, Keputihan Bisa Jadi Tanda Penyakit Ini!

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
100
Poin
48
Sekresi di area intim wanita dinamakan keputihan. Jika dilihat dari konsitensi, keputihan dapat berupa cairan yang tebal, pucat dan tipis. Keputihan yang terjadi di usai subur wanita, kondisi ini terbilang normal. Namun, Anda sebagai wanita juga patut waspada, karena lendir yang keluar dari area intim belum tentu keputihan. Bisa jadi ini adalah cairan yang berasal dari leher rahim.
bvVd.jpg
Saat cairan lendir mendadak meningkat, bisa jadi ini tanda awal gangguan di dalam anotomi tubuh Anda. Untuk berjaga-jaga, sebaiknya Anda perhatikan beberapa point penting di bawah ini, mengapa cairan di area intim meningkat lebih dari biasanya, seperti yang ditulis Boldsky.

Kanker rahim
Salah satu gejala kanker endometrium, yang merupakan salah satu jenis kanker rahim, adalah keputihan dalam jumlah yang banyak. Bentuk cairan ini biasanya berwarna putih atau bening, dan tipis. Wanita di usia antara 60 dan 70 tahun adalah orang-orang yang biasanya mengidap kanker endometrium.​

Trichomoniasis
Ini adalah infeksi menular akibat hubungan seksual, yang disebabkan oleh parasit trikomoniasis. Cairan di area intim akan berwarna menjadi hijau. kuning dan sedikit berbusa. Keputihan ini ditandai dengan bau yang tidak sedap.​

Gonorea
Gonorea adalah penyakit menular seksual yang membuat wanita alami keputihan dalam jumlah yang banyak. Cairan berwarna kuning dan disertai dengan darah. Penderita akan merasakan panas ketika buang air seni.​

Kanker serviks
Virus HPV mengkonversi beberapa sel leher rahim menjadi sel kanker, yang mengarah pada kanker serviks. Beberapa dari gejala kanker ini adalah, keputihan yang berlebih dan berbau tidak sedap.​
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.