• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Awas, Denda Laptop Rp 9,5 Juta

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. goesdun
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

goesdun

IndoForum Junior A
No. Urut
32661
Sejak
7 Feb 2008
Pesan
3.024
Nilai reaksi
66
Poin
48
Kamis, 5 Juni 2008 | 12:31 WIB
Awas, Denda Laptop Rp 9,5 Juta

JAKARTA, SELASA - Peringatan bagi para penumpang pesawat yang akan bepergian dari dan ke Jakarta yang membawa komputer jinjing atau laptop atau notebook. Jangan sekali-kali membawa laptop dengan perangkat lunak (software) ilegal, karena pihak aparat siap melakukan razia dengan denda Rp 9,5 juta, yang mungkin lebih besar dari harga laptop.

Alexius, seorang manajer pada perusahaan swasta nasional yang sering bepergian ke luar kota kepada PersdaNetwork mengatakan, razia itu dia alami sepekan lalu, Kamis (29/5) di bandara Soekarno Hatta.

"Kepada mereka yang komputernya terinstalasi software-software tidak berlisensi, komputernya ditahan dan harus ditebus di polres khusus Bandara. Selanjutnya dilakukan sidang di tempat dan dikenakan denda sebesar Rp 9.500.000 per komputer," katanya di Jakarta, Kamis (4/6).

Info yang didapat, pemeriksaan komputer ini telah dilakukan selama seminggu oleh aparat kepolisian beserta Tim Perlindungan hak cipta atau Hak atas Kekayaan intelektual (HaKI) Departemen Hukum dan HAM beserta kepolisian di bandara, cafe-cafe dan tempat umum lainnya.

Kepala Administratur Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Herry Bhakti membenarkan adanya razia laptop di bandara. Razia tidak ada kaitannya dengan keluar masuknya laptop ilegal. Pemeriksaan laptop terkait dengan keamanan bandara, misalnya terkait dengan aksi terorisme di bandara dan pesawat.

"Kita hanya memeriksa apakah laptop itu mengandung bahan peledak atau bisa menjadi pemicu ledakan, bukan legal tidaknya produsen laptop tersebut," kata Herry kepada PersdaNetwork di Jakarta, Rabu (4/6).

Mengenai razia komputer dan software ilegal itu bukan dilakukan pihak otoritas bandara. Pihak berwenang melakukan razia laptop ilegal adalah pihak kantor HaKI Departemen Hukum dan HAM. Herry memperkirakan kemungkinan razia tersebut dilakukan oleh pihak HaKI dengan kepolisian setempat. Akan tetapi razia tidak dilakukan di dalam terminal bandara saat penumpang akan keluar masuk.

"Kalau razianya dilakukan di luar terminal, pada saat penumpang mau masuk ya itu mungkin saja. Tetapi itu sama sekali tidak diketahui oleh pihak bandara," tegas Herry. (PersdaNetwork/Hendra Gunawan)
source : Kompas
http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/05/12310587/awas.denda.laptop.rp.95.juta
... woow... tambah ketat saja nich...
 
Ehh, yg dirazia Windowsnya apa software didalem windows???
kalau software yg udah terinstall gimana ngecek nya asli apa palsu:-/
 
Alternatif bagus untuk cari uang masuk dengan cara pintas....
 
wah.. pemerintah kita kayak ga tau aja gmn indo... senang akan bajakan... hehe... msh dirazia aja...
 
Sebenarnya masalahnya kan bukan suka atau gak suka. Fungsi bajakan atau ori juga sama saja kok, mencerdaskan kehidupan bangsa.

Masalahnya, yang ori itu tidak terjangkau harganya. Yang freeware sangat sedikit yang bisa enak dipakai, tidak pakai yang berbayar (kaya microsoft punya) bisa ketinggalan dengan yang lain (negara lain juga). Mau pakai yang ori, duitnya dari mana?

Untuk beli PC dengan software bajakan saja baru sekian persen yang bisa/sanggup. Sementara teknologi komputer ini kan tidak bisa eksklusive untuk kalangan 'the have' saja.

Mungkin kalau harga software ori bisa turun, seperti harga vcd ori bisa sedikit-sedikit diadakan pengalaihan dari yang bajakan ke ori. Tapi, dengan satu software harnya bisa jutaan... walah... mau digimanain juga rakyat Indonesia gak bakal sanggup. Ujung-ujungnya apa, 'damai' dong dengan yang razia....

Siapa sih yang mau jadi 'pencuri' ? (karna katanya pembajakan itu pencurian)
 
abis harga software yg asli mahal bgt
 
katanya nih beneran lho /heh dosen gue katanya ada yang kena pas d bandara apa gitu /e4 /e4 /e4

WASPADALAH
 
Gak punya laptop, jd aman2 aja.. Tul kan..
 
@TS

mana yah source linknya?? ... cmn ada
 
Wah, untung ngga punya laptop~~~/lv/lv/lv

Dan jarang ke bandara /ho/ho
 
gwe jarang2 juga sih ke Bandara....
tapi masak cman gara2 gak original kena denda...../swt
 
wew... ini yang di cek apanya ya?? gw kan ada laptop /swt /swt gawat..
 
wew... ini yang di cek apanya ya?? gw kan ada laptop /swt /swt gawat..

sopwer2 nya.....

Brita terakhir
Kode:
http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/06/time/070454/idnews/951368/idkanal/399

kenapa seh pake pemeriksaan gitu,,,, bikin terbang gak menyenangkan.....
cara nipu nya gimana yah??
 
Bahkan di yogya dulu kos-kosan pernah di grebek ma polisi. Jd polisi meriksain komputer2 anak kos, apakah isinya software bajakan
 
yah..namanya juga pakai software palsu..yah wajar saja kalau di tangkap...memang dari pihak kita nya yang salah...

makanya orang australia pernah heran...orang indo kaya banget pake XP semua..di australia saja masih byk windows98...^^

jadi yah...memang hidup ini seperti itu...
hidup di dunia ini sangat sulit bagi orang yang tahu malu
 
Walau bagaimanapun, hati-hatilah.... mulai sekarang bagi yang punya laptop, buang semua gambar tak senonoh kamu.... atau ada hal-hal lain yang lebih pribadi lagi sifatnya. Kemudian, yang porno=porno juga dihapus deh... simpan di hard disk external atau copy ke DVD. Kalau ketangkap, misal di bandara... ditahan.... bisa bayangin kalo isi laptop diobrak abrik. Terus kalau mesti nebus dengan harga lebih tinggi dari beli baru.... masalahnya di data kan? Kalau ada back up data, dan laptop bersih dari data-data yang harus diselamatkan.... mending beli baru.... Biarkan Polisinya bengong.... Bilang saja, 'Ntar pengacara saya yang urus....." sekali-kali gaya boleh lah...

Bagi yang gak punya laptop, beli dong.... biar waspada juga, hehehehehe
 
wew ngeri...pas mo ke bandara, kosongin dulu j tu laptop...baru install lg...heu, ribet...
 
klo sopware mah gag masalah , masa bisa ketauan/gg

klo windows kan dari sono asli/heh
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.