Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Demo 21 April gagal total. Juga kegagalan mahasewa & kelompok buruh Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) serta Aliansi Rakyat Menggugat-nya dalam upaya memakzulkan Presiden Jokowi dari jabatan. Tapi upaya licik terus direncanakan. Demo Buruh 21 Mei nanti jadi kedok berbuat makar.
Tak puas karena kalah di rancangan demo 21 April elemen buruh & mahasiswa harap lanjutkan upaya makar di 21 Mei. Dengan dalih momentum reformasi, Nining Elitos beserta keroconya menyebut akan ada 50 ribu orang dari berbagai sektor turun ke jalan, kaum buruh, tani, miskin kota, perempuan, mahasiswa, pelajar. Semua diklaim akan turun menentang pemerintah yg sah.
Cipta kondisi cerdas dilakukan. Anak buah Cak Imin & Airlangga Hartarto sudah mengendus upaya untuk memakzulkan Presiden Jokowi. Wakil Ketua MPR RI Fraksi PKB Jazilul Fawaid sadar betul demo 21 Mei dilakukan untuk mengulang skenario 98. Jazilul menentang narasi pemakzulan kepada Pemerintahan Jokowi.
Golkar juga begitu. Anggota DPR Fraksi Partai Golkar, Bambang Patijaya paham ada makar buruh & mahasewa pada 21 Mei. Ia tak harap masyarakat dalam berunjuk rasa menyampaikan wacana makar pada Presiden Jokowi.
Demo yg diantisipasi dengan baik akan menciptakan demo makar mahasewa & buruh gagal total. Sudah dapat ditebak langkah yg akan dilakukan kroco kroco makar ini adalah kerusuhan nantinya. Tapi pemerintahan Jokowi paham. Tapi pemerintahan Jokowi mengerti. Demo 21 Mei tidak akan dibiarkan untuk menyuarakan pemakzulan. Demo 21 Mei tidak akan dibiarkan jadi kerusuhan.
Jangan lupa 21 Mei mengingatkan kita pada 21 Mei 1998. Hari jatuhnya Presiden Soeharto. Pemerintah paham momen 21 Mei 2022 pula yg akan dimanfaatkan untuk menjatuhkan Presiden Jokowi. Mimpi siang bolong. Narasi makar akan gagal total. Makar menjatuhkan Presiden Jokowi akan mati sebelum berkembang.
Hari ini 15:17