Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Penipuan memang dapat terjadi dimana saja & kapan saja termasuk lewat internet. Tak jarang penipuan dilancarkan lewat cara hack akun media sosial orang lain guna memuluskan tipu dayanya dengan asa teman dekat akun yg di hack dapat ditipu. Hal ini terjadi di grup whatsapp tempat ane kerja dimana modus penipuan dilakukan dengan cara hack akun whatsapp terlebih dahulu.
Modus penipuan pinjam uang(Credit : SS dari grup WA tempat ane kerja)
Kejadian awalnya bermula beberapa hari lalu (03 April 2021) saat ada satu akun grup yg kena hack oleh orang tak diketahui kemudian menghubungi orang yg merupakan sesama grup tersebut dengan modus mau pinjam uang karena saldo tak cukup sehingga minta transfer 2 juta ke rekeningnya. Orang yg dihubungi tersebut (kebetulan admin grup juga) menyadari bahwa akun yg menghubunginya di hack & mengeluarkan akun tersebut sementara waktu.
Modus hack WA via OTP(Credit : SS dari grup WA tempat ane kerja)
Setelah sekian hari berlalu tepatnya hari ini (07 April 2021) ane tiba-tiba dapat dari orang tak diketahui dengan modus salah kirim voucher game yg dibeli di sebuah minimarket. Terus terang ane terkejut saat itu & saat melihat sms masuk ternyata ada kode OTP dari Whatapp tetapi dengan bahasa Thailand. Ane pun segera menyadari bahwa itu penipuan namun ane langsung hapus pesan tersebut karena takut WA ane kena hack. Sempat terpikir mengapa pelaku dapat tahu nomor ane & sempat menduga itu berasal dari bocornya nomor WA lewat akun yg segrup dengan ane yg di hack beberapa hari lalu.
OTP bahasa Thailand(Credit : SS dari grup WA tempat ane kerja)
Dan benar saja, beberapa saat kemudian banyak orang yg kirim di grup di WA dengan kejadian modus yg sama yaitu salah kirim voucher game & mengirim OTP dengan bahasa Thailand. Jika kita teliti modusnya (lihat gambar yg kedua) para pelaku mengaku sebagai seorang kasir di sebuah minimarket yg salah kirim voucher game, sekilas seperti meyakinkan khususnya mengpakai akun bisnis. Namun ada satu sisi kelemahan penipu yg satu ini dimana ada keterangan pesan yg diteruskan berkali-kali & juga keanehan kasir sebuah minimarket mengpakai akun bisnis, padahal biasanya kasir sebuah minimarket biasanya pake WA biasa saja bukan pakai akun WA bisnis. Selain itu penggunaan bahasa Thailand di kode OTP Whatsapp merupakan siasat dari penipu supaya dapat mengelabui calon korbannya. Padahal kode OTP Whatsapp ini biasanya mengpakai bahasa Indonesia bukan memakai bahasa asing. Jika ada SMS minta konfirmasi kode OTP tanpa kita minta tentunya abaikan saja karena itu dapat jadi modus penipu yg harap mengpakai akun kita untuk melancarkan aksi penipuan kepada orang terdekat kita dengan memakai akun yg kena hack.
Verifikasi dua langkah whatsapp(Credit : SS dari grup WA tempat ane kerja)
Lantas bagaimana solusinya? Gunakan keamanan dua langkah yg disediakan oleh Whatapp supaya tidak terjadi hal serupa dengan mengpakai PIN & juga Email kita. Saat ada anggota grup WA yg kena hack segeralah aktifkan keamanan berganda di WA karena dapat jadi hacker tersebut sudah menyimpan semua nomor anggota grup seperti yg terjadi di grup wa tempat kerja ane. Akhir mengatakan tentunya ada beberapa hal yg harus kita waspadai oleh kita semua bahwa penipuan dapat terjadi di mana saja termasuk menghack akun seseorang untuk melancarkan aksi penipuannya. Waspadalah karena para penipu & para hacker tak bertanggung jawab dapat jadi mengincar kita semua. Demikian tulisan ane kali, bagaimana pendapat agan & sista? Silahkan hinggakan di kolom komentar & hingga jumpa di tulisan ane selanjutnya.
Sumber :Opini Pribadi & Kejadian di Grup WA tempat ane kerja
Sumber gambar : SS dari Grup WA tempat ane kerja (dengan editan) Hari ini 22:26
Modus penipuan pinjam uang(Credit : SS dari grup WA tempat ane kerja)
Kejadian awalnya bermula beberapa hari lalu (03 April 2021) saat ada satu akun grup yg kena hack oleh orang tak diketahui kemudian menghubungi orang yg merupakan sesama grup tersebut dengan modus mau pinjam uang karena saldo tak cukup sehingga minta transfer 2 juta ke rekeningnya. Orang yg dihubungi tersebut (kebetulan admin grup juga) menyadari bahwa akun yg menghubunginya di hack & mengeluarkan akun tersebut sementara waktu.
Modus hack WA via OTP(Credit : SS dari grup WA tempat ane kerja)
Setelah sekian hari berlalu tepatnya hari ini (07 April 2021) ane tiba-tiba dapat dari orang tak diketahui dengan modus salah kirim voucher game yg dibeli di sebuah minimarket. Terus terang ane terkejut saat itu & saat melihat sms masuk ternyata ada kode OTP dari Whatapp tetapi dengan bahasa Thailand. Ane pun segera menyadari bahwa itu penipuan namun ane langsung hapus pesan tersebut karena takut WA ane kena hack. Sempat terpikir mengapa pelaku dapat tahu nomor ane & sempat menduga itu berasal dari bocornya nomor WA lewat akun yg segrup dengan ane yg di hack beberapa hari lalu.
OTP bahasa Thailand(Credit : SS dari grup WA tempat ane kerja)
Dan benar saja, beberapa saat kemudian banyak orang yg kirim di grup di WA dengan kejadian modus yg sama yaitu salah kirim voucher game & mengirim OTP dengan bahasa Thailand. Jika kita teliti modusnya (lihat gambar yg kedua) para pelaku mengaku sebagai seorang kasir di sebuah minimarket yg salah kirim voucher game, sekilas seperti meyakinkan khususnya mengpakai akun bisnis. Namun ada satu sisi kelemahan penipu yg satu ini dimana ada keterangan pesan yg diteruskan berkali-kali & juga keanehan kasir sebuah minimarket mengpakai akun bisnis, padahal biasanya kasir sebuah minimarket biasanya pake WA biasa saja bukan pakai akun WA bisnis. Selain itu penggunaan bahasa Thailand di kode OTP Whatsapp merupakan siasat dari penipu supaya dapat mengelabui calon korbannya. Padahal kode OTP Whatsapp ini biasanya mengpakai bahasa Indonesia bukan memakai bahasa asing. Jika ada SMS minta konfirmasi kode OTP tanpa kita minta tentunya abaikan saja karena itu dapat jadi modus penipu yg harap mengpakai akun kita untuk melancarkan aksi penipuan kepada orang terdekat kita dengan memakai akun yg kena hack.
Verifikasi dua langkah whatsapp(Credit : SS dari grup WA tempat ane kerja)
Lantas bagaimana solusinya? Gunakan keamanan dua langkah yg disediakan oleh Whatapp supaya tidak terjadi hal serupa dengan mengpakai PIN & juga Email kita. Saat ada anggota grup WA yg kena hack segeralah aktifkan keamanan berganda di WA karena dapat jadi hacker tersebut sudah menyimpan semua nomor anggota grup seperti yg terjadi di grup wa tempat kerja ane. Akhir mengatakan tentunya ada beberapa hal yg harus kita waspadai oleh kita semua bahwa penipuan dapat terjadi di mana saja termasuk menghack akun seseorang untuk melancarkan aksi penipuannya. Waspadalah karena para penipu & para hacker tak bertanggung jawab dapat jadi mengincar kita semua. Demikian tulisan ane kali, bagaimana pendapat agan & sista? Silahkan hinggakan di kolom komentar & hingga jumpa di tulisan ane selanjutnya.
Sumber :Opini Pribadi & Kejadian di Grup WA tempat ane kerja
Sumber gambar : SS dari Grup WA tempat ane kerja (dengan editan) Hari ini 22:26