• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Awan Unik Cemaskan Warga Yogya

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
lRqp3.jpg
YOGYAKARTA – Awan berbentuk garis bergumpal membelah langit muncul di atas Yogyakarta dan sekitarnya, kemarin pagi sekitar pukul 06.30.Kemunculan awan tersebut menjadi perhatian dan perbincangan warga.

Bukan hanya warga yang melihat langsung,namun juga di media sosial. Berbagai opini pun bermunculan, ada yang takjub karena peristiwa itu jarang terjadi, namun ada juga yang mengaitkan munculnya awan itu sebagai pertanda akan adanya bencana alam dan ada pula yang menghubungan dengan supermoondan fenomena alam lain. Salah satunya seperti yang diungkapkan warga Karangmojo, Purwomartani, Kalasan, Sleman Dewi,55.

Dia mengatakan jika ada awan yang membentuk pola unik seperti yang terlihat tersebut, merupakan pertanda akan ada bencana alam, seperti gempa bumi dan bencana lainnya.”Biasanya jika ada awan seperti itu, akan ada bencana,namun saya berharap hal tersebut adalah fenomena biasa dan bukan pertanda buruk,”harapnya. Agus Waluyo, 45,warga Wirobrajan mengatakan,saat ada bencana alam seperti gempa dan tsunami di Indonesia,sebelumnya diawali engan munculnya fenomena-fenomena alam aneh seperti awan tersebut.

”Namun semoga saja tidak terjadi apa-apa,”ujarnya. Menanggapi munculnya fenomena tersebut,Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Tony Agus Wijaya mengatakan meski fenomena munculnya awan berpola dan seakan membelah langit itu merupakan kejadian yang tidak biasa,namun tidak ada hubungannya dengan munculnya bencana alam.

”Masyarakat tidak perlu khawatir dengan fenomena ini,” harapnya. Tony menjelaskan, munculnya awan dengan bentuk unik ini dapat disebabkan awan cirrus yang berada di ketinggian 3.000 meter.Awan tersebut mengandung kristal-kristal es. Awan yang mengandung kristal es ini saat di lewati oleh pesawat yang memiliki suhu panas senhingga menimbulkan uap di udara.

Up tersebut kemudian dingin dan membentuk gumpalan awan di atas langit. ”Jadi fenomena awan berpola ini, bukan pertanda bencana, namun hanya pola yang tidak sengaja terbentuk,” terangnya. Munculnya awan itu, juga tidak berhubungan dengan gempa bumi di Sukabumi pada Senin (4/6) dan gerhana bulan pada Senin malam (4/6).

Sebab hal tersebut tidak saling berhubungan dan hanya kebetulan saja terjadi secara berurutan. ”Yang jelas untuk wilayah DIY bagian selatan memang wilayah yang berpotensi gempa bumi karena merupakan daerah pertemuan dua lempeng tektonik,”tandasnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.