• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Australia Pindahkan Imigran Gelap ke Nauru

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Pemerintah Australia hari ini mengumumkan transfer pertama para imigran bahari gelap ke Nauru. Di pulau kecil yang terletak di Lautan Pasifik Selatan itu, mereka akan menjalani pemrosesan lebih lanjut.

Sekelompok 30 pria dewasa lajang Sri Lanka meninggalkan Pulau Christmas pukul 21.20 pada Kamis dengan pesawat carteran, yang dikawal oleh Kepolisian Federal Australia, Departemen Imigrasi dan Kewarganegaraan serta staf medis. Mereka tiba di Nauru pada hari ini pukul 07.44 waktu Australia.

“Transfer pertama ke Nauru telah berlangsung dengan lancar, yang memberi pesan pencegahan yang kuat kepada siapa pun yang berpikir untuk mengambil risiko dengan mempertaruhkan jiwa mereka dalam pelayaran yang berbahaya,” ungkap Menteri Imigrasi dan Kewarganegaraan Australia, Chris Bowen.

“Pesan bagi penyelundup manusia dan pencari suaka di kawasan jelas: bila tiba di Australia dengan perahu, Anda dapat diterbangkan dari Australia dengan pesawat udara dan diproses di negara lain," lanjut Bowen dalam pernyataan yang didistribusikan oleh Kedutaan Besar Australia di Jakarta.

Menurut Bowen, transfer ini sesuai dengan kebijakan Pemerintah Australia dalam menerapkan ‘Tiada Keuntungan’ (No Advantage) bagi pencari suaka yang tiba dengan perahu, dibandingkan dengan pengungsi-pengungsi yang menunggu di kamp-kamp di kawasan kita atau di kawasan lain.”

"Sama sekali tidak ada pengecualian dalam kebijakan pemrosesan luar negeri Pemerintah Australia. Kebijakan ini berlaku bagi semua pencari suaka yang tiba di Australia dengan perahu," kata Bowen.

Seleksi kelompok pertama ini didasarkan pada masalah-masalah operasional dan penilaian situasi dan kondisi khusus mereka untuk memastikan bahwa transfer tersebut sudah tepat. Mereka kini akan menghuni fasilitas akomodasi sementara dan akan menjalani proses perkenalan. Transfer akan terus berlangsung secara berkala.

Pemerintah, menurut Bowen, bertekad untuk menerapkan prinsip-prinsip utama laporan Panel Pakar tentang Pencari Suaka yang tidak memberi keuntungan apa pun kepada mereka yang memilih untuk berlayar ke Australia.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.