• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Asyik Terima Telpon, Tewas Disambar Petir

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. yonie
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

yonie

IndoForum Beginner E
No. Urut
95969
Sejak
24 Apr 2010
Pesan
450
Nilai reaksi
22
Poin
18
buat temen2 yang tinggal di sekitaran Bekasi atau Jakarta jelas tahu bagaimana kondisi cuaca akhir2 ini... hujan lebat disertai angin kencang dan petir menggelegar...
beberapa hari terakhir ini, saat berangkat kerja, saya juga memperhatikan di sepanjang pinggiran jalan tol ada lebih dari 3 pohon yang tumbang tersambar petir....
sebenernya saya sudah tau dari dulu bahwa jika sedang hujan lebat disertai petir, kita diusahakan tidak boleh berkomunikasi lewat hp.. tapi itu hanya sebatas cerita2 saja... dan dibawah ini ada beritanya....

semoga bermanfaat....
CIKARANG PUSAT - Berhati-hatilah menerima telepon saat hujan dan petir bersahut-sahutan.

Lukas (37) pedagang tanaman hias di kawasan Perumahan Delta Mas, Cikarang Pusat, tewas disambar petir. Tubuhnya gosong setelah disambar petir saat menerima telepon di depan kios dagangannya, kemarin (6/10).

Dapio (52) saksi mata di lokasi menuturkan, kejadian mengenaskan itu bermula saat hujan lebat yang disertai petir pada pukul 14.30. Saat itu Lukas bersama istri mudanya Yanti (30) berteduh di saung dagangannya sekaligus dijadikan tempat tinggalnya yang berada di Kampung Pohon RT02/04 Desa Hegar Mukti Kecamatan Cikarang Pusat.

Lima orang temannya yang baru membongkar pupuk tanaman berada di beranda saung itu. Mereka semua berteduh lantaran angin berhembus kencang dan hujan turun deras.

Nah, saat berteduh itulah, tiba-tiba ponsel Lukas berdering, tanda panggilan masuk. Karena hendak menerima telepon, Lukas keluar ke depan pintu masuk bangunan yang terbuat dari tripleks. Tapi, tidak lama berselang mendadak, petir menggelegar disertai kilat yang langsung menyambar Lukas.

Dapio mengatakan saat kejadian dia mendengar suara petir keras sekali. Tiba-tiba mendengar teriakan Lukas yang kesakitan disertai kobaran api, tepat di pintu depan. Ia tak menyangka Lukas tersambar petir dan tewas seketika di tempat kejadian dengan luka gosong di sekujur tubuhnya.

Jenazah Lukas kemudian dilarikan ke Klinik Promedika Delta Mas dalam kondisi sudah tidak bernyawa. "Saya kaget banget melihat petir menyambar lukas yang berada di depan pintu. ’’Terus langsung kami bawa ke klinik dengan harapan masih hidup. Ternyata sudah meninggal," ujar sahabat akrab Lukas tersebut.

Sementara Yanti (30) istri muda korban yang posisinya tidak jauh dari suaminya juga terkena sengatan petir. Beruntung nasibnya lebih baik ketimbang suaminya. Dia hanya mengalami luka gosong dan langsung dilarikan ke RS Annisa, Lemahabang, Cikarang Utara.

Kapolsek Cikarang Pusat Iptu J Sitorus bersama petugas lainnya yang mendapat kabar tersebut langsung mendatangi klinik dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Selanjutnya korban dibawa ke RSD Cibitung untuk diotopsi.

Dugaan sementara, sambaran petir tersebut dipicu oleh sinyal handphone yang sedang dipakai Lukas. ’’Kemungkinan besar sambaran dikarenakan adanya sinyal HP korban,” duga Sitorus.

Deborah (20) anak korban menyatakan setelah diotopsi ayahnya akan langsung dipulangkan untuk dimakamkan di kampung halamannya Metro, Lampung. (hum)
 
serem.....harus hati2..../wah

tp aneh.....koq bapanya umurnya 37 anaknya udah 20 tahun...../hmm
 
^ berarti nikah muda kang :)

kayanya efek dari gelombang HP ya cuman 49%, 51% nya takdir... ngeri juga ya.
 
^ berarti nikah muda kang :)

kayanya efek dari gelombang HP ya cuman 49%, 51% nya takdir... ngeri juga ya.

51% kena ati enggag kalo pertama ga kena pasti pas telepon kedua kena petirnya :))

51/100 x berapa kali pemakaian = 1 ( 1 itu sama dgn 100%, 100% itu 100/100, 100 bagi 100 = 1)

51/100 x 100/51 = 1

1 = 1

100/51 = 100 : 51 = 1,960784313725490196078431372549

dibulatkan menjadi 2

jadi antara pemakaian pertama dan kedua bakal kesambar :))
 
^ berarti kalau lagi ujan gede udah make telepon sekali, jangan pernah nerima atau menelepon, bisa mampus kena petir ya :))
 
kok jadi belajar matematika... /hmm/hmm/hmm

:D
 
karena efek gelombang sinyal elektromagnet GSM
mudah diikuti elektron petir....

itu sebabnya sinyal HP GSM.
Frekuensi + kondisi cuaca sangat mendukung bwat disambar petir T_T

turut berduka cita pak
 
kok jadi belajar matematika... /hmm/hmm/hmm

:D
=)) =))

51% kena ati enggag kalo pertama ga kena pasti pas telepon kedua kena petirnya :))

51/100 x berapa kali pemakaian = 1 ( 1 itu sama dgn 100%, 100% itu 100/100, 100 bagi 100 = 1)

51/100 x 100/51 = 1

1 = 1

100/51 = 100 : 51 = 1,960784313725490196078431372549

dibulatkan menjadi 2

jadi antara pemakaian pertama dan kedua bakal kesambar :))
ilmiah bener

intinya si bahaya.. mending cari aman.. pake telepon satelit tentara ato apa....
 
kesian amat ya... Pak Lukas nya.. yg sabar Bu Yanti dan anaknya jg...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.