yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Seorang petani di Kendal, Jawa Tengah, bernama Sabari (44) tewas mengenaskan saat hendak memanen padinya, pada Rabu (16/4/2014) sore. Tubuh korban hangus dan sepeda motor rusak akibat sambaran petir.
Sabari yang merupakan warga Dukuh Trondol, Desa Tratemulyo, Kendal, Jawa Tengah, melepuh dan hangus setelah disambar petir di area persawahan desa setempat. Jasad petani ini ditemukan tergeletak, di pinggir sawah usai petir menggelegar menyambarnya.
Saat kejadian, Sabari sedang memanen tanaman padi. Dia sedang duduk didekat sepeda motor miliknya dan terpental saat petir menyambar. “Korban sedang duduk di sepeda motor dan memantau tanaman padinya yang hendak dipanen. Tiba-tiba petir menyambarnya,” ungkap saksi mata, Muhamad.
Muhamad menambahkan, petani sekitar lokasi kaget dengan suara menggelegar dan mengetahui korban sudah tergeletak di pinggir sawah. Sepeda motor korban bernomor polisi H 6134 WD pun mengalami kerusakan cukup parah.
Saat ini, jenazah korban dibawa ke Puskemas Rowosari, Kendal untuk menjalani visum. Hasil pemeriksaan petugas kesehatan, korban mengalami luka parah di kepala dan sebagian kulit melepuh. Usai divisum, rencananya korban akan dibawa keluarganya ke rumah duka untuk dimakamkan.
Sabari yang merupakan warga Dukuh Trondol, Desa Tratemulyo, Kendal, Jawa Tengah, melepuh dan hangus setelah disambar petir di area persawahan desa setempat. Jasad petani ini ditemukan tergeletak, di pinggir sawah usai petir menggelegar menyambarnya.
Saat kejadian, Sabari sedang memanen tanaman padi. Dia sedang duduk didekat sepeda motor miliknya dan terpental saat petir menyambar. “Korban sedang duduk di sepeda motor dan memantau tanaman padinya yang hendak dipanen. Tiba-tiba petir menyambarnya,” ungkap saksi mata, Muhamad.
Muhamad menambahkan, petani sekitar lokasi kaget dengan suara menggelegar dan mengetahui korban sudah tergeletak di pinggir sawah. Sepeda motor korban bernomor polisi H 6134 WD pun mengalami kerusakan cukup parah.
Saat ini, jenazah korban dibawa ke Puskemas Rowosari, Kendal untuk menjalani visum. Hasil pemeriksaan petugas kesehatan, korban mengalami luka parah di kepala dan sebagian kulit melepuh. Usai divisum, rencananya korban akan dibawa keluarganya ke rumah duka untuk dimakamkan.