CALIFORNIA - Astronom dari New Mexico State University mengungkapkan penelitiannya tentang munculnya gas metana di Mars. Astronom Malynda Chizek bekerja pada simulasi komputer, menggunakan NASA/Ames Mars Atmospheric General Circulation Model untuk mereplika jejak gas di atmosfer Mars, yang diyakini memberikan petunjuk terkait kehidupan di planet merah tersebut.
Dilansir Astrobio, Kamis (18/10/2012), Malynda menggunakan simulasi komputer tersebut untuk memprediksi jumlah gas metana yang terlihat oleh Mars Science Laboratory. "Ada instrumen onboard Curiosity Rover, di mana (robot penjelajah) itu telah mendarat di Mars pada Agustus, yang mampu mengukur gas metana," ujar Malynda.Akan tetapi, ia melanjutkan, ilmuwan yang melakukan operasi instrumen tersebut, belum juga membuat pengumuman publik dari hasil penelitian mereka
Dilansir Astrobio, Kamis (18/10/2012), Malynda menggunakan simulasi komputer tersebut untuk memprediksi jumlah gas metana yang terlihat oleh Mars Science Laboratory. "Ada instrumen onboard Curiosity Rover, di mana (robot penjelajah) itu telah mendarat di Mars pada Agustus, yang mampu mengukur gas metana," ujar Malynda.Akan tetapi, ia melanjutkan, ilmuwan yang melakukan operasi instrumen tersebut, belum juga membuat pengumuman publik dari hasil penelitian mereka