• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Asteroid Seukuran Bus Dekati Bumi

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. nurma
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

nurma

IndoForum Beginner A
No. Urut
170780
Sejak
25 Apr 2012
Pesan
1.296
Nilai reaksi
25
Poin
48
lVn0L.jpg
Bumi berpotensi dikunjungi 'tamu' tak diundang, yaitu asteroid baru seukuran bus. Kedatangan batu antariksa dengan jarak 186 ribu mil (299.338 Km) dari Bumi-- lebih dekat jarak Bumi-Bulan yang mencapai 238,855 mil (384.400 Km)-- telah menjadi perhatian peneliti Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA).

Melansir Daily Mail, Selasa 6 Mei 2014, peneliti di Jet Propulsion Laboratory NASa, California, mengatakan meski sangat dekat, asteroid itu tidak mengancam Bumi.

Asteroid yang dinamai HL 129 itu dilaporkan baru saja ditemukan peneliti pada 29 April lalu oleh astronom dan tim Mount Lemmon Survey. Perkiraan peneliti, batu antariksa itu memiliki lebar 7,6 meter.

Sejauh ini ilmuwan antariksa dunia terus memonitor langit untuk mengantisipasi datangnya asteroid yang dapat menghantam permukaan Bumi. Penelitian terbaru mengungkapkan Bumi sangat rentan dengan dampak asteroid.

Fakta itu ditemukan dalam studi B612 Foundation, sebuah lembaga yang dibentuk oleh tiga mantan astronot. B612 Foundation menemukan antara tahun 2000 dan 2013, Bumi telah dihantam 26 asteroid setidaknya sekali setiap dalam enam bulan.

Studi itu menambahkan energi asteroid tersebut beragam mulai dari satu hingga 600 kiloton. Sebagai perbandingan, ledakan nuklir yang meratakan Hiroshima tahun 1945 "hanya" memiliki energi 15 kiloton.

Untungnya, dari beberapa asteroid berenergi nuklir itu jatuh di daerah tak berpenghuni di Atlantik dan Samudera Pasifik. Jika itu menghantam daratan berpenduduk, bisa dibayangkan dampak hebatnya.

Dampak asteroid besar bagi manusia yang masih terekam dalam ingatan yakni saat asteroid meledak di Chelyabinsk, Rusia 2013 silam. Ledakan itu melukai lebih dari 1.000 orang.

Sedangkan dampak tumbukan asteroid terbesar dalam catatan sejarah yaitu ledakan asteroid Tunguska, Siberia pada 1908 silam. Ledakan ini menghasilkan energi setara 5 ribu hingga 15 ribu ton TNT dan meratakan daerah hutan seluas 2 ribu Km persegi.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.