Aq koreksi dikit jawaban dari bro kintamani... (sebatas ilmu Aq)..
Bahwasanya kalimat "Minal Aidin Walfaizin" tersebut sebenarnya merupakan sebuah ungkapan harapan atau doa.
Seharusnya lafadz lengkapnya adalah
Ja'anallaahu wa iyyakum Minal Aidin Walfaizin
yang artinya ialah
Semoga Allah menjadikan Kami dan Anda sebagai orang-orang yang kembali dan beruntung (menang)
Ungkapan ini merupakan salah satu ungkapan yang seringkali diucapkan pada Hari Raya Idul Fitri.
Makna yang terkandung di dalamnya adalah sebuah harapan agar Ramadhan yang telah Qt jalani benar-benar bernilai iman dan bermakna, sehingga Qt saling mendo'akan agar dikembalikan kepada kesucian, dalam arti bersih dari dosa-dosa, seperti awal mula Qt dilahirkan oleh Ibu Qt masing-masing yang bersih tanpa noda (dosa). Itulah makna kembali (aidin).
Sedangkan makna faizin adalah menjadi orang yang menang atau beruntung. Menang karena dapat mengalahkan hawa nfasu, sedangkan beruntung adalah karena mendapatkan pahala yang berlipat ganda dan diampuni semua dosa.
Kalau melihat lafadz ungkapan seperti ini, yang layak mendapatkannya hanyalah orang-orang yang sukses dalam menunaikan ibadah puasa dengan benar, sedangkan mereka yang lalai, meninggalkan puasa, atau tidak merasakan nikmat ibadah di bulan Ramadhan ini, rasanya kurang pas mengungkapkan lafadz seperti ini... heheheh..
