• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Asal Usul Valentine Ternyata Tidak Ada Cokelatnya?!

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Bukan cokelat bukan kondom ternyata ini asal usul valentine
emoticon-Leh Uga


Asal Usul Valentine Ternyata Tidak Ada Cokelatnya?!



Hari Valentine sudah dekat, bukan? Tahukah anda bagaimana asal-usulnya?

Kisah Valentine yg sebenarnya dimulai pada zaman Romawi kuno. Di Roma, pada bulan Februari, mereka merayakan festival Lupercalia. Pada saat itu, mereka mengadakan seremoni untuk menghormati dewa kesuburan & sayang, Lupercus. Orang-orang akan berkumpul & mengerjakan ritual yg melibatkan pemotongan kulit binatang & memukul orang dengan kulit tersebut. Ritual ini dipercaya dapat membersihkan jiwa & memberikan keberuntungan.

Namun, pada zaman ke-3, seorang uskup bernama Valentine mengalami kebingungan. Menurut cerita, Kaisar Claudius II melarang pernikahan, karena dia berpikir bahwa pria yg belum menikah akan jadi prajurit yg lebih baik. Namun, Valentine merasa itu tidak adil & diam-diam menikahkan pasangan secara rahasia. Ketika Claudius mengetahuinya, Valentine ditangkap & dipenjarakan.

Selama di penjara, Valentine jatuh sayang pada seorang wanita muda yg dijaga oleh penjaga penjara. Dia menulis surat-surat kepadanya, menandatanganinya dengan "Dari Valentine", & memberinya bunga. Saat Valentine dihukum mati pada 14 Februari 269, dia meninggalkan surat terakhir untuk wanita itu, menandatangani surat tersebut dengan "Dari Valentine kamu."


Ternyata ga ada cokelat-cokelatnya sama sekali
emoticon-Leh Uga


Dan tradisi cokelat dimulai pas lagi ngetrend di Eropa
emoticon-Ngakak



Asal mula cokelat sebagai hadiah Valentine berasal dari tradisi yg bermula di Eropa pada zaman ke-19. Pada saat itu, cokelat jadi semakin populer sebagai makanan penutup mewah & jadi hadiah yg dianggap istimewa.

Pada tahun 1861, Richard Cadbury, seorang produsen cokelat Inggris, menciptakan kotak cokelat yg indah dengan gambar hati untuk Valentine's Day. Kotak cokelat ini jadi sangat populer, & membuka jalan bagi cokelat sebagai hadiah Valentine yg semakin populer di Inggris & Amerika Serikat.

Cokelat juga dapat dianggap sebagai simbol seks atau proposal mau bersayang
emoticon-Malu (S)


Pada tahun 1900-an, perusahaan cokelat mulai memproduksi kotak cokelat spesifik dengan gambar & tulisan Valentine. Cokelat jadi hadiah populer untuk orang yg disayangi, & tradisi ini terus berlanjut hingga saat ini.

Di beberapa negara, seperti Jepang, cokelat Valentine's Day berkembang jadi tradisi yg unik, di mana perempuan memberikan cokelat kepada pria yg mereka sukai. Di negara lain, cokelat Valentine masih jadi hadiah yg populer untuk pasangan romantis atau teman-teman yg disayangi.

Sejak kemunculannya pada zaman ke-19, cokelat sudah jadi bagian penting dari seremoni Valentine's Day di seluruh dunia. Maka tidak heran kalau di hari Valentine, toko-toko cokelat seringkali ramai dengan pembeli yg harap memberikan cokelat sebagai hadiah spesial bagi orang yg mereka sayangi.


Jadi semua cokelat & bahkan kondom hanyalah kapitalisasi perusahaan yg campaignnya masih nyampe sampe sekarang
emoticon-Ngakak


Indrustrialisasi Valentine juga ga kalah di Jepang


Di Jepang, Valentine's Day dimulai pada tahun 1958 ketika perusahaan cokelat Jepang, Morozoff Ltd., memperkenalkan cokelat Valentine perdana di negara itu. Namun, seremoni Valentine's Day di Jepang berkembang pesat pada tahun 1970-an ketika industri cokelat Jepang mulai mengiklankan cokelat sebagai hadiah untuk pasangan romantis.

Namun, ada disparitas penting dalam cara Valentine's Day dirayakan di Jepang dibandingkan dengan di negara lain. Di Jepang, perempuan memberikan cokelat kepada pria yg mereka sukai. Ada dua tipe cokelat yg diberikan: giri-choco & honmei-choco. Giri-choco adalah cokelat yg diberikan sebagai ungkapan terima kasih kepada teman, rekan kerja, atau orang yg tidak mereka sukai. Sedangkan honmei-choco adalah cokelat yg diberikan sebagai ungkapan sayang kepada pasangan romantis.

Pada bulan Maret, sebulan setelah Valentine's Day, ada hari yg disebut "White Day". Pada hari itu, pria yg menerima cokelat pada Valentine's Day harus memberikan hadiah sebagai balasan, seperti permen, bunga, atau hadiah lainnya.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, cara merayakan Valentine's Day di Jepang sudah berubah. Beberapa toko & restoran mengadakan acara spesifik untuk pasangan romantis, seperti makan malam romantis atau diskon untuk pasangan. Ada juga yg merayakan "Galentine's Day" dengan memberikan cokelat kepada teman-teman perempuan mereka sebagai ungkapan persahabatan.

Secara keseluruhan, Valentine's Day di Jepang memiliki tradisi yg unik & berbeda dari negara lain. Namun, semangat sayang & kasih sayang tetap jadi inti dari seremoni tersebut.


Asal Usul Valentine Ternyata Tidak Ada Cokelatnya?!


Kalau dimari Valentine itu saatnya razia kondom, hotel, OYO,
emoticon-Leh Uga


Inspirasi



The Morozoffs: A story of Russian confectioners in Japan - Russia Beyond (rbth.com)
Kemarin 22:01
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.