Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Halo YOTers, bagaimana hari kamu? Semua berjalan dengan lancar kah? Jika ada kendala, anda dapat usut dari mana asal muasal masalah itu terjadi, lalu anda cari solusinya & menyelesaikan kendala yg anda hadapi. Setiap hal yg terjadi pastilah memiliki sumber, asal, atau moment yg dimana dapat menghasilkan sesuatu atau cerita tertentu. Begitu pula orang Indonesia, pernahkah anda berfikir dari manakah sebenarnya asal usul orang Indonesia? Apakah anda tidak penasaran sebenarnya siapa nenek moyang kita? Dan bagaimana sebenarnya kisah dari nenek moyang kita?
Tidak dipungkiri, kalau Indonesia memiliki beragam suku & bahasa serta tabiat yg berbeda di tiap wilayah tempat tinggal penduduknya. Tidak dipungkiri juga bahwasanya Indonesia memiliki banyak sekali pulau pulau yg hampir seluruhnya dihuni oleh orang-orang dengan ciri khas tertentu, artinya Indonesia ini luas & tersebar dari sabang hingga merauke.
Ternyata, beberapa akbar penduduk Indonesia tergolong dalam ras Austronesia atau rumpun melayu.
Dilansir dari mediaindonesia.com Persebaran nenek moyang Indonesia diperkirakan dari wilayah Selatan Tibet. Teori ini diketahui sebagai teori Yunnan yg menyatakan asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunnan, wilayah di Tiongkok Selatan. Terdapat beberapa teori untuk menceritakan asal-usul dari orang Indonesia.
1. Teori Yunnan
Seorang sejarawan yg juga seorang arkeolgo asal Austria, Robert Barron Von Heine (1885 0 1968), pernah mengerjakan kajian mendalam kepada kebudayaan megalitik di Asia Tenggara & Pasifik. Dia menyimpulkan , pada masa neolitikum (2000 SM 200 SM), ada bangsa yg bermigrasi dalam beberapa gelombang dari Asia Utara menuju Asia Selatan,
Migrasi tersebut menciptakan banyak manusia purba yg akhirnya mendiami pulau-pulau yg terbentang dari Madagaskar (Afrika) hingga dengan pulau Paskah (Clie). Hal inilah yg akhirnya mengilhami pemikiran bahwa leluhur bangsa Indonesia berasal dari Yunnan. Mereka yg mengerjakan migrasi dari Yunnan disebut sebagai bangsa Proto Melayu atau Melayu Tua.
Sayangnya, teori Yunnan masih sangat lemah & kurang akurat. Hal itu disebabkan karena teori ini cuma berdasarkan pada bukti-bukti secara fisik, temuan benda-benda bersejarah yg mirip, serta kebudayaan megalitikum saja.
2. Teori Out of Taiwan
Karena teori Yunnan tidak begitu kuat, para pakar kemudian mengerjakan penelitian dengan pendekatan lain. Teori lain mengenai asal-usul bangsa Indonesia dapat dilihat dengan pendekatan kebahasaan atau linguistik. Berdasarkan pendekatan kebahasaan, keseluruhan bahasa yg dipakai suku-suku di Indonesia diketahui berasal dari rumpun Austronesia. Akar dari rumpun Austronesia sendiri pada awalnya berasal dari Kepulauan Formosa (Taiwan) yg sudah berkembang sejak 6.000 tahun yg lalu.
Pada dasarnya, pendekatan kebahasaan ini menyatakan bahwa asal-usul suatu bangsa dapat ditelusuri melalui pola penyebaran bahasanya. Karena keseluruhan bahasa di Indonesia berasal dari Austronesia yg berkembang di Taiwan, nenek moyang bangsa Indonesia pun kemungkinan akbar berasal dari asal-usul yg sama dengan bahasanya itu.
Dari Taiwan, bangsa austronesia kemudian mengerjakan migrasi, menyebar ke Filipina, Indonesia, Madagaskar, hingga ke pulau-pulau kecil di wilayah pasifik. Pendekatan kebahasaan pun melahirkan teori yg diketahui sebagai Out of Taiwan yg menyatakan bahwa asal-usul manusia Indonesia berasal dari Taiwan.
Tak berhenti di situ, para penelitian juga mengerjakan penelitian dengan pendekatan genetika untuk mengetahui asal-usul bangsa Indonesia. Pendekatan genetika merupakan penelusuran asal-usul manusia berdasarkan dengan penelitian kromosom dari 35 etnis berbeda, terungkap bawa orang-orang Indonesia memang memiliki kecocokan genetika dengan bangsa Austronesia.
Pada akhirnya, Teori Out of Taiwan lebih kuat karena disertai bukti-bukti berupa kecocokan genetika yg dilakukan pada ribuan kromosom manusia modern tersebut. Berdasarkan teori Out of Taiwan, migrasi leluhur dari Taiwan tiba lebih dulu di Filipina bagian Utara sekitar 4500 hingga 3000 SM. Migrasi tersebut terjadi diduga karena bertujuan untuk memisahkan diri, mencari wilayah baru di selatan.
Selanjutnya , sekitar 3500 hingga 2000 SM, manusia purba yg mendiami Filipina mengerjakan migrasi lagi dengan tujuan Kalimantan, Sulawesi & Maluku Utara. Kemudian terus menyebar ke Jawa, Sumatra, Nusa Tenggara, Papuan bagian Barat, Oseania, hingga mencapai Melanesia di Pasifik.
Namu, selain 2 teori diatas, terdapat banyak lagi teori-teori dari para ahli, seperti Van Heine Geldern, Hogen, Moh. Ali, Prof. Dr. N.J. Krom, J.L.A. Brandes, & Prof. Moh. Yamin. Salah satu pendapat lain yg dikemukakan oleh Prof. Moh. Yamin adalah nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari wilayah Indonesia itu sendiri, bukan wilayah lain.
Pendapatnya itu didukung dengan alasan bahwa fosil & artefak lebih banyak & lengkap ditemukan di wilayah Indonesia dibandingkan dengan daerah lain di Asia. Misalnya dengan penemuan manusia purba sejenis homo soloensis & homo wajakensis.
Jangan lupa mampir ke Quoranya Young On Top untuk mendapatkan insight & artikel inspiratif lainnya, disini!
See you on top!
Hari ini 15:30